Kepada para siswa, Richi berpesan untuk memanfaatkan situasi ini dengan sebaik-baiknya. “Tugas ananda semua adalah belajar, yang perlu diingat ananda harus selalu menghormati guru, berlaku jujur dan beriman. Kalau itu dilakukan, Insyaallah ananda semua akan berhasil, sebagaimana janji siswa Muhammadiyah yang dibacakan oleh teman kalian tadi,” kata Wabup diakhir arahannya.
Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah Limo Kaum, Dina Muliawati menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan wabup untuk menjadi pembina upacara dan memotivasi siswa di sekolahnya.
Dina juga menyampaikan, pascakebakaran pihak sekolah dengan pimpinan Muhammadiyah bermusyawah untuk proses belajar mengajar dan memutuskan untuk memanfaatkan ruang musala, sebagai tempat sementara proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, berkat kebersamaan pascakebakaran siswa tetap bisa belajar di musala. Sampai saat ini berkat sumbangan dari donatur sudah terkumpul dana sebanyak Rp90 juta, Insyaallah dalam beberapa waktu ke depan akan diadakan musyawarah untuk pembangunan kembali lokal yang hangus terbakar,” tuturnya. (*)





