KABA RANAH

Program Jumat Curhat, Kapolresta Bukittinggi Sosialisasi Cegah Stunting, Aturan Lalu Lintas dan Maraknya Aksi Penipuan

0
×

Program Jumat Curhat, Kapolresta Bukittinggi Sosialisasi Cegah <em>Stunting</em>, Aturan Lalu Lintas dan Maraknya Aksi Penipuan

Sebarkan artikel ini
Nagari Pasia Laweh

HARIANHALUAN.ID – Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati beserta jajarannya mengunjungi Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, dan menggelar Jumat Curhat dengan pemerintah nagari nagari setempat beserta masyarakat, Jumat (27/1/2023).

Tampak diacara tersebut turut dihadiri Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin Dt Parpatiah, Ketua Forum Komunikasi Bamus Kecamatan April Hendra, Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati beserta jajaranya, Kapolsek Palupuh, Iptu Rommy Hendra K, Wakapolsek Iptu Sukardi, Bhabinkamtibmas Nagari Pasia Laweh Aiptu Saaddudin, Danramil Palupuh beserta anggota, tokoh masyarakat, ninik mamak, lintas organisasi dan aparatur Nagari Pasia Laweh.

Baca Juga  Nagari Gunuang Malintang Harapkan Alek Bakajang Jadi Prioritas Pariwisata Sumbar

Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin Dt Parpatiah dalam sambutanya mengatakan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Polresta Bukittinggi. Ia menyambut baik kedatangan tim Jumat Curhat Polresta Bukittinggi, karena dengan program ini, warga bisa berkomunikasi secara langsung membahas berbagai macam keluhan dan persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati dalam kesempatan itu mengatakan, Nagari Pasia Laweh Luar adalah nagari yang luar biasa dan memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah dicapai Nagari Pasia Laweh.

Baca Juga  Maksimalkan Sampah Dapur, KWT Aia Malambuih Terapkan Pertanian Sehat

Pada kesempatan itu, kapolres juga membahas tentang permasalahan stunting dan memberi saran agar gizi anak-anaknya. Gizi itu dapat terpenuhi dengan makan-makanan yang alami dan tidak mahal harganya, kapolresta juga menyarankan, lebih memperhatikan makanan yang dikomsumsi pada masa kehamilanya.

“Jangan memberikan makanan dan minuman yang belum saatnya diberikan kepada balita atau bukan diperuntukan bagi balita, dan juga lebih memperhatikan gizi dari makanan dan minuman pada masa kehamilan,” ujarnya.