UTAMA

HPN 2023, Momentum Mengibarkan Kembali Idealisme dan Independensi Pers

1
×

HPN 2023, Momentum Mengibarkan Kembali Idealisme dan Independensi Pers

Sebarkan artikel ini
Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar dan Tokoh Pers Sumbar, Hasril Chaniago
Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar dan Tokoh Pers Sumbar, Hasril Chaniago

HARIANHALUAN.ID – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatra Barat (Sumbar), Basril Basyar meminta agar momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 dijadikan sebagai momentum untuk menciptakan iklim media dan pers Sumbar yang lebih baik lagi.

“Dalam peringatan Hari Pers Nasional tahun 2023 ini kita berharap, agar Pers Sumbar semakin baik lagi. Untuk itu, kita perlu terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pemberitaan, serta sumber daya manusia para insan pers,” ujarnya kepada Haluan, Rabu (8/2/2023).

Ia menuturkan, di tengah gempuran era disrupsi digital seperti saat sekarang ini, media dan Pers Sumatra Barat tengah menghadapi tantangan yang sangat luar biasa besarnya. Untuk itu, ia meminta setiap insan pers untuk senantiasa mengupgrade diri agar bisa terus melahirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat.

Baca Juga  Kementerian ATR/BPN Bahas Konsepsi Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2021 untuk Kepastian dan Perlindungan Hukum di Bidang Pertanahan

“Agar bisa menjadi sosial kontrol yang baik, serta menjadi referensi utama bagi masyarakat di tengah disrupsi digital ini, perusahaan pers dan insan media harus selalu berbenah untuk meningkatkan sumber daya manusia wartawan,” ucapnya.

Basril Basyar menyampaikan, peningkatan moral serta kualitas sumber daya manusia insan pers, masih menjadi tantangan hingga saat ini. Untuk itu, sebagai ‘Rumah Gadang’ bagi Pewarta Ranah Minang, PWI Sumbar kedepannya masih akan berfokus untuk membenahi hal itu dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas wartawan.

Baca Juga  Rekomendasi Tempat Halal Bihalal Murah Meriah di Jakarta, Ada Promo Rp155 Ribu Saja dari Hotel Balairung

“Di tengah era disrupsi digital ini, kualitas SDM harus ditingkatkan, kalau kita tidak menguasai teknologi kita bisa tertinggal. Sekali lagi, solusinya adalah pendidikan dan pelatihan, jadi apapun tantangan kedepannya, kita harus menjawab tantangan dengan meningkatkan SDM dengan menyelenggarakan pelatihan maupun pendidikan,” ucapnya.

Ia juga menilai, saat ini kemerdekaan dan kebebasan pers di Sumatra Barat, sudah berjalan sebagaimana mestinya. Rata-rata pewarta dan insan pers telah menjalankan kaidah jurnalistik dengan baik.