Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
KAB. LIMAPULUH KOTA

SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh, Usulkan Pembangunan Melalui Dana DAK

0
×

SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh, Usulkan Pembangunan Melalui Dana DAK

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Meski baru belasan tahun berdiri tetapi keberadaan SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh tidak bisa dipandang sebelah mata. Sekolah yang dibangun semasa Bupati almarhum Amri Darwis tersebut, kini terus berbenah.

Sekolah yang dulunya masih dengan kondisi fasilitas terbatas, dari tahun ke tahun terus  dilengkapi. Bahkan, untuk 2024 mendatang, sekolah unggulan bagi masyarakat perbatasan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota itu sudah mulai direncanakan.

“Kami pihak sekolah baru saja rapat bersama untuk membahas usulan pembangunan kedepan,” ujar Jamaludin Kepala SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh pada Sabtu (4/3).

Baca Juga  Sekretaris Bawaslu Sumbar Pantau Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di Padang Pariaman

Pembangunan sekolah itu, tidak hanya melalui anggaran propinsi Sumbar tetapi juga memanfaatkan anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.

“Ada beberapa usulan pembangunan sekolah melalui anggaran Dana Alokasi Khusus. Ini yang sedang kita susun,”ujarnya.

Dikatakan mantan Kepala SMAN 1 Mungka itu, usulan melalui anggaran DAK untuk 2024 mendatang, yaitu rehab gedung dan kantor sekolah, pembangunan gudang, kantin serta toilet.

“Toilet dan wc sekolah sudah rusak berat. Kemudian kita juga usulkan pembangunan gudang, paving blok lapangan parkir serta sarana olahraga lapangan basket,” ujarnya.

Baca Juga  PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Dukung Pemilu Damai 2024

Jamaludin juga berharap, usulan pembangunan dengan total nilai sekitar Rp500 juta dari SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh itu disetujui sehingga berdampak pada proses belajar mengajar anak didik ke depannya.

SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh merupakan salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Sekolah yang berada di Nagari Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh itu memiliki 699 siswa dengan 22 rombongan belajar. (ddg)