PARIWISATA

Sektor Pariwisata Berpeluang Jadi Lokomotif Ekonomi yang Kuat bagi Sumbar

0
×

Sektor Pariwisata Berpeluang Jadi Lokomotif Ekonomi yang Kuat bagi Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Universitas Andalas, Prof Syafruddin Karimi menyakini bahwa, sektor Pariwisata berpeluang besar untuk dijadikan sebagaiĀ  lokomotif ekonomi baru yang kuat bagi Provinsi Sumatra Barat di masa pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Menurut Prof Syafruddin Karimi,  selama pandemi Covid-19, salah satu sektor ekonomi yang paling terdampak secara nyata adalah sektor pariwisata . Hal itu disebabkan oleh diberlakukannya  sejumlah aturan pembatasan mobilitas masyarakat.

“Berlakunya aturan  pembatasan perjalanan  menyebabkan penurunan  angka kunjungan wisata secara drastis. Lalu seiring dengan mulai pulihnya situasi dan pemulihan permintaan, maka sektor pariwisata diharapkan dapat kembali menjadi sumber daya ekonomi yang kuat bagi Sumatera Barat,” ujarnya kepada Haluan Jumat (10/3).

Ia menuturkan,  agar bisa menjadikan  sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi baru yang kuat bagi  Sumbar, Pemprov Sumbar bersama seluruh Stake Holder terkait, harus mampu untuk melahirkan strategi  maupun program kebijakan ekonomi yang tepat.

Baca Juga  Padang Pariaman Perkuat Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

“Misalnya dalam segi pembenahan ataupun pembangunan infrastruktur pariwisata. Termasuk jalan raya dan pembangunan jalan tol yang saat ini kita telah  relatif terlambat dalam menyelesaikannya dibandingkan dengan daerah lain,” ungkapnya.

Lambannya penyelesaian pembangunan jalan tol dan segala problema yang ada di sekitar proyek pembangunan jalan bebas hambatan itu, kata Prof Syafruddin Karimi harus diakui telah berdampak terhadap lemahnya daya saing ekonomi Sumbar dibandingkan dengan Provinsi Tetanggga.

Kemudian, menurutnya Pemprov Sumbar juga harus belajar dari terjadinya kemacetan panjang di banyak ruas jalan utama pada saat libur lebaran tahun lalu. Hal semacam itu, sebutnya,  perlu diantisipasi dan dicarikan solusinya sejak awal.

Sebab bagaimanapun, menurutnya  infrastruktur merupakan elemen  penunjang yang sangat utama bagi Sumbar agar bisa  mengejar ketertinggalannya pertumbuhan ekonomi dari daerah lain.

Baca Juga  Topi Selo Bolek Godang, 1000 Lopek Kucuik Sonok Diarak Bundo Kanduang

“Jika pembangunan ataupun pembenahan  infrastruktur transportasi jalan raya atau tol ini bisa dipercepat, tentu akan menghasilkan dampak yang sangat berdampak positif. Tidak hanya bagi sektor pariwisata, namun juga akan berimbas pada sumber perekonomian masyarakat lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, pakar ekonomi terkemuka di Sumbar ini juga menyampaikan, sejatinya Sumbar memiliki banyak potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan seperti misalnya sektor perkebunan, pertanian, perikanan, pertambangan, industri hingga perdagangan.

“Lalu sebenarnya Sumbar juga memiliki potensi ekonomj yang luar biasa dari sektor pendidikan. Khususnya pendidikan tinggi yang bisa dijadikan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi. Namun sayangnya potensi itu selama ini jarang kita sadari,” pungkasnya kemudian. (Fzi).