PADANG, HARIANHALUAN.ID — Deburan ombak Samudra Hindia, Minggu (12/3) dinihari, menambah syahdu alunan salawat badar yang tengah berkumandang. Rintik-rintik gerimis pun tak menghalangi kekhusyukan para pemuda yang tengah berbaris rapi.
Hembusan angin selatan tak memengaruhi semangat kader yang siap dibaiat. Ya, malam itu, tepat pukul 02.30 WIB, Minggu (12/3), Inspektur Upacara Pembaiatan Diklat Dasar Terpadu (DTD) GP Ansor PAC Koto Tangah Agustian Bandaro Piliang memasuki lapangan upacara.
Diikuti 29 orang peserta, 11 orang pelatih dan panitia, kemudian juga dihadiri KH Sirotol Mustaqim, yang juga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (Sumbar).
Bertempat di Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, semua sesi upacara dilaksanakan dengan khidmat hingga pembacaan ikrar sumpah sebagai kader GP Ansor. Pembaiatan merupakan bukti bahwa peserta DTD sudah sah menjadi kader Ansor-Banser.
Agustian yang juga Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumbar mengharapkan semua peserta yang dibaiat diharapkan bisa menjaga marwah GP Ansor dan terus menebarkan benih-benih kebaikan di tengah masyarakat.
“Kader Ansor adalah NU masa depan dan masa depan NU, kita harus bersama-sama menjaga nilai-nilai ahlussunnah waljamaah,” ujar Guspil, sapaan akrab Agustian.





