Sebab boleh dikatakan kecamatan ini basisnya Ahlussunnah wa al-Jama’ah (Aswaja), ditambah lagi ada pesantren dan banyak masjid atau musala yang dikelola oleh tokoh agama yang ahlussunnah.
Rahmat juga meyakini bahwa GP Ansor akan bisa semakin maju dan berkembang di Koto Tangah.
“Panitia juga agresif, ini sebagai pertanda bagus untuk gerakan organisasi. Organisasi itu butuh kader penggerak, yang menggerakkan organisasi, apalagi nama organisasi kita adalah Gerakan Pemuda Ansor,” jelasnya.
Rahmat juga mengajak pemuda di Sumbar untuk ikut bergabung di GP Ansor.
“Jika pemuda sudah bergerak, insya allah aman republik ini. Untuk mengetahui lebih dalam tentang Ansor dan Banser, ayo ikut bergabung. Jangan hanya dengar dari omongan orang yang tidak tahu tentang Ansor Banser,” ujarnya mengakhiri. (ril)





