UTAMA

BKSDA Dorong Penerapan Kandang Komunal untuk Antisipasi Serangan Harimau

1
×

BKSDA Dorong Penerapan Kandang Komunal untuk Antisipasi Serangan Harimau

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Harimau Sumatera

Ardi menuturkan, untuk mencegah  serta meminimalisir hewan  ternak menjadi korban serangan hewan buas, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membangun kandang komunal bagi ternak yang berada di sekitar pinggiran hutan sebagai langkah pengamanan. 

Ia menjelaskan, kandang komunal adalah   kandang kelompok yang di dalamnya dapat ditempatkan beberapa ekor ternak secara bebas tanpa diikat. Untuk pencegahan dari serangan satwa, kandang komunal  dimodifikasi dengan memberikan pagar batas pengaman dengan ukuran dan jarak yang rapat, sehingga satwa terhalang untuk dapat memasuki areal kandang.

Baca Juga  Rivan A. Purwantono Bersama Menhub dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Mudik di Stasiun Pasar Senen

“BKSDA Sumbar bekerjasama dengan Yayasan SINTAS Indonesia, pada tahun 2023 lalu telah melakukan pembangunan kandang komunal yang berada di kampung Maua Hilia nagari Salareh Aia kecamatan Palembayan kabupaten Agam sebagai  kandang komunal percontohan,” ungkapnya.

Adapun kandang komunal ideal standar, , menurutnya dibangun dengan ukuran 20 meter kali 10 meter yang dilengkapi dengan pagar kawat berduri untuk mencegah masuknya hewan buas.

“Selain d mencegah interaksi negatif dengan satwa, kandang ini juga memudahkan  pemilik untuk memantau dan mengawasi ternaknya serta mengumpulkan kotoran ternak yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk,” jelasnya.

Baca Juga  Menunggak Pajak, 30 Tiang Reklame dan Billboard Ilegal di Kota Padang Dibongkar Petugas

Sebelumnya, Seekor Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrea) dilaporkan kembali menyerang satu ekor sapi betina milik warga di Jorong Bariang Palabian, Nagari Lubuak Gadang Utara, Sangir Kabupaten Solok Sabtu (25/3) kemarin.