Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Satu Dekade Alami Perlambatan Ekonomi, Potensi Unggulan Dinilai Tak Mangkus Dongkrak Perekonomian Sumbar

0
×

Satu Dekade Alami Perlambatan Ekonomi, Potensi Unggulan Dinilai Tak Mangkus Dongkrak Perekonomian Sumbar

Sebarkan artikel ini
ilustrasi pertanian di Sumbar

Lebih jauh, ia menerangkan, Sumbar sebenarnya  memiliki keunggulan dan potensi lain di bidang transportasi angkutan laut dengan adanya pelabuhan Teluk Bayur yang dikenal sebagai pusat  aktivitas bongkat muat ataupun ekspor impor barang. Namun sayangnya, belakangan ini intensitas aktivitas bongkar muar barang di salah satu pelabuhan tertua di pulau Sumatera itu, juga tidak terlalu menggembirakan.

Kondisi itu juga semakin diperparah dengan berdirinya Pelabuhan Jambi yang menjadi salah satu pusat ekspor impor barang baru di pulau Sumatra saat ini. Akibatnya sejak dua tahun belakangan, pengiriman batu bara, tidak lagi dilakukan via pelabuhan Teluk Bayur yang tentu tidak menguntungkan bagi Sumbar secara ekonomi. 

“Berdirinya pelabuhan Jambi ini tentu tidak menguntungkan bagi Sumbar pada  sektor transportasi, sub sektor lalu lintas jalan raya, bongkar muat barang dan  sebagainya,” tegasnya.

Baca Juga  Siapkan Bus Listrik untuk Moda Transportasi Umum, Pemprov Sumbar Jajaki Kerjasama dengan 2 Perusahaan Otomotif Nasional

Lesunya aktivitas perekonomian di pelabuhan Teluk Bayur itu, menurut Elfindri, juga ditambah dengan semakin ketatnya persaingan dagang  yang dialami oleh Semen Padang yang menjadi satu-satunya industri besar yang bisa dibanggakan dari Sumatra Barat saat ini. Akibatnya pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan oleh Semen Padang pun, tidak begitu meyakinkan lagi lantaran kemunculan industri semen di daerah lainnya dengan harga yang lebih murah.

“Akibatnya pertumbuhan ekonomi Sumbar belakangan ini, tertinggal jauh dibanding Riau. Yang bahkan pertumbuhannya sudah tiga kali Kota Padang, sementara sepuluh tahun yang lalu, posisi Padang dan Pekanbaru mungkin laju pertumbuhannya tidak terlalu jauh, sekarang sudah sangat jauh,” ungkapnya.

Baca Juga  560 Mustahik di Padang Timur Terima Bantuan Baznas

Di tengah semakin tidak menggembirakannya PE Sumbar ini, Prof Elfindri menilai bahwa Sumbar perlu mendorong pertumbuhan  investasi pada bidang industri dan pertambangan. Sebab menurutnya, salama ini investasi yang masuk ke Sumbar baru terbatas pada investasi pariwisata pada bidang perhotelan.