PERISTIWA

Tadarus Al Quran ASN Kankemenag Padang Diisi Belajar Tajwid

0
×

Tadarus Al Quran ASN Kankemenag Padang Diisi Belajar Tajwid

Sebarkan artikel ini

HARIAN HALUAN. Id – Membaca Al Quran merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam. Oleh karena itu membaca dan mempelajari Al Quran hukumnya wajib bagi setiap muslim.

Tidak hanya cukup dengan membacanya saja,  tentunya harus dipelajari setiap muslim diwajibkan untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran-ajaran terkandung di dalam kitab suci Al Quran. 

Demikian dikemukakan  H. Suhardi saat memandu  rutinitas tadarus dan kali ini dikhususkan bacaan tahsinul Quran aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Padang.

Kegiatan tersebut, berlangsung di aula lantai 2 Kemenag Padang Rabu (5/4/23).

Baca Juga  10 Anggota Polisi Dicopot Buntut Penembakan Gas Air Mata di Tragedi Maut Kanjuruhan Malang

H. Suhardi yang merupkan qari internasional dimiliki Kankemeng Padang tersebut, menjelaskan dalam mempelajari Al Quran  tidak bisa sembarangan. Ada ilmu-ilmu yang harus dipelajari dalam proses belajar Al Quran, di antaranya tahsin Quran.

“Tahsin Quran di dalam Islam mempunyai makna bahwa di dalam membaca kitab Suci Al Quran haruslah benar dan tepat demi terjaganya keaslian praktik dakwah sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Lebih jauh, dikemukakannya tahsin sendiri di dalam Bahasa Arab mempunyai arti memperbaiki, memperkaya atau menguatkan. Tahsin Quran juga dapat diartikan sebagai penyempurnaan hal-hal berkaitan dengan kesempurnaan pengucapan huruf-huruf Al Quran dan penyempurnaan dalam pengucapan hukum hubungan di antara huruf dengan huruf yang lain seperti ikhfa, idzhar, idgham dan lainnya.

Baca Juga  Tinggalkan Dagang Jualan di Atas Fasum, Satpol PP Padang Tertibkan Kawasan Jhoni Anwar

Untuk itu, hukum belajar tahsin dalam belajar ilmu  tajwid sebagai disiplin ilmu dalam mempelajari Al Quran adalah fardu kifayah. Sedangkan hukum membaca kitab Suci Al Quran dengan memakai aturan ilmu tajwid adalah fardu ain. (aye)