HARIANHALUAN.ID – Kukuhkan kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Gadang, Bupati Solok Selatan, Khairunas menyampaikan bahwa peranan tokoh adat dan lembaga KAN menjadi mitra penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan.
Ia mengatakan, Pemkab Solok Selatan menjadikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan di Solok Selatan. Sehingga peranan setiap lini sektor yang berkaitan dengan pengembangan SDM tersebut, tentu harus dapat bekerja sama dalam mewujudkan SDM yang lebih baik.
“Peranan tokoh ataupun lembaga adat ini, merupakan mitra penting pemerintah daerah. Khususnya pengukuhan KAN Lubuk Gadang ini yang akan menyangkut persoalan hukum adat, sosial budaya, dan anak kemenakan. Baiknya peranan kepengurusan KAN ini ke depannya harus bisa menjadi teladan dan rujukan bagi anak cucu kita nantinya,” ujarnya.
Lanjut Bupati Solok Selatan itu juga menegaskan agar pengukuhan KAN Lubuk Gadang ini tidak dipandang sebatas pengukuhan saja, tapi pengukuhan ini menjadi momentum untuk bersama-sama menyamakan gerak langkah untuk membangun Kabupaten Solok Selatan.
“Ini momen untuk menyamakan gerak langkah, karena kita adalah mitra. Mitra yang siap membangun generasi penerus Solok Selatan menjadi lebih baik demi membangun Kabupaten Solok Selatan yang maju dan sejahtera ini,” ujarnya.
Kemudian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solok Selatan, Zigo Rolanda juga mengharapkan agar pengukuhan KAN Lubuk Gadang ini dapat menjalankan amanah sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Persoalan generasi muda dan budaya harus menjadi perhatian kita bersama. Dan tanggung jawab kita juga berada di pundak masing-masing bagaimana ke depannya generasi muda dan budaya kita menjadi baik. Yang baik dipakai, yang rusak diperbaiki,” katanya.
Begitu juga yang disampaikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat dan Alam Minangkabau (LKAAM) Solok Selatan, Attila Majidi yang menyebutkan bahwa pada dasarnya perkembangan zaman dan teknologi tidak bisa diindahkan. Keberadaan kemajuan zaman yang mengurangi ruang bagi peranan adat, makanya diharapkan peranan adat itu harus dapat berbuat sesuatu yang lebih baik.
“Yang terpenting harus dapat berbuat sesuatu yang lebih baik, apakah itu karya, pengembangan, maupun yang lainnya. Dan yang terpenting juga kita harus bekerja sama untuk melestarikan adat dan budaya kita ini, karena kita inilah sebagai penyangga adat dan mitra pemerintah,” katanya. (*)





