“Masyarakat pada saat ini sudah semakin kritis dan cenderung gampang terprovokasi. Karena itu, agar situasi masyarakat selalu kondusif, maka perlu diimbangi dengan pengembangan pengetahuan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, melalui penyelenggaraan itu hendaknya, awak media selaku Garda terdepan informasi masyarakat, hendaknya dapat berperan aktif dalam menangkal setiap Berita bohong maupun isu politik identitas yang dimainkan oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pada kesempatan itu, juga turut dihadirkan Hardiansyah Fadli dari Dewan Pakar Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat, serta akademisi cum aktivis yakninya Samaratul Fuad sebagai narasumber.
“Kita berharap agar masyarakat pemilih semakin cerdas dan tidak terprovokasi dengan isu-isu politik identitas yang bisa memecah belah rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (fzi)














