PADANG, HARIANHALUAN.ID —Dua kapal perang, yakni Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh dan KRI Surabaya akan bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur pekan depan. Dua kapal perang tersebut bakal menjadi lokasi pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII Tahun 2023 pada 19 Mei mendatang.
Latsitardanus merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri. Kegiatan itu integrasi dengan IPDN.
“Nanti pada pembukaan kami akan berikan kesempatan pada masyarakat mengenal kapal kita. Silahkan berkunjung memasuki kapal, tolong arahkan masyarakat dan siswa-siswa kita. Ini kapal perang tapi untuk angkut,”kata Kepala Penerangan Akademi TNI, Letkol Chb A. Samsudin pada jumpa pers persiapan Latsitadarnus, di Padang, Senin (9/5).
Dalam rencananya, KRI Banda Aceh dan KRI Surabaya berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur. Setelah pembukaan Latsitadarnus berlangsung, termasuk kirab marching band, maka masyarakat serta siswa yang mengikuti pembukaan dipersilakan untuk mengunjungi kapal. “Nanti akan kita pandu untuk mengenalnya,”ujar Samsudin.
Selain mengenalkan KRI Banda Aceh dan KRI Surabaya, dalam rangkaian pembukaan Latsitadarnus tersebut akan digelar marching band. Aksi ini dilaksanakan sekaligus dengan kirab yang melewati depan Kantor Gubernur Sumbar hingga jalan Rasuna Said dan GOR H. Agus Salim.
Sekdaprov Sumbar, Hansastri didampingi Kepala Kesbangpol Sumbar, Jefrinal Arifin menyampaikan, Sumbar akan menjadi tuan rumah Latsitadarnus 2023. Dengan peserta sekitar 1.300 orang, terdiri dari akademi militer, AU, AD, AL, Polri dan IPDN. “Ada sebanyak 1.300 peserta yang akan melakukan sejumlah kegiatan di Sumbar,” ujar Hansastri.





