UTAMA

Dua Unit Kapal Nelayan di Pasaman Barat Karam karena Dihantam Gelombang Besar

1
×

Dua Unit Kapal Nelayan di Pasaman Barat Karam karena Dihantam Gelombang Besar

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan sedang berdiskusi tentang strategi melakukan pencarian korban kapal karam di Pasaman Barat. OSNIWATI

“Sempat dilakukan pencarian terhadap korban Nofrizal di sekitar lokasi kejadian oleh warga, namun kondisi hari sudah malam sehingga korban saat ini belum ditemukan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, adapun korban dari dua kapal yang tenggelam tersebut masing-masing, kapal pertama Ipat (25), Yuda (18), Buyung Zefran (28), dan Virgo (35) dalam keadaan selamat. “Sedangkan untuk kapal kedua dengan kondisi selamat, M. Zen Eka Putra (30) dan Nofrizal panggilan Buyung honda (32) yang saat ini masih dalam pencarian,” katanya.

Baca Juga  Stabilkan Harga Pangan, Bulog Gelar Pangan Murah

Lebih lanjut ia mengatakan, tim gabungan dari Satpolair dan Sat Samapta Polres Pasaman Barat dibantu oleh Instansi terkait seperti dari unsur TNI Kodim 0305/Pasaman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas Kabupaten Pasbar, Wali Nagari Katiagan, tokoh masyarakat serta pihak keluarga korban masih melakukan upaya pencarian terhadap korban dan melakukan penyisiran di tempat kejadian.

“Pencarian masih kami lakukan dengan menyisir pantai yang dimulai dari perairan pantai Sasak, selanjutnya mengarah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di perairan Pantai Mandiangin, Kinali dengan menggunakan kapal RIB milik Basarnas Pasbar,” tuturnya.

Baca Juga  Solok Selatan Kebut Peningkatan Perkantoran

Hingga Selasa (9/5) siang, tim gabungan masih melakukan pencarian. Pencarian nelayan bernama Nofrizal itu sempat terkendala hujan yang mengakibatkan gelombang tinggi di perairan sekitar Mandiangin. (ows)