HARIANHALUAN.ID – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat harus mengisi 30 persen keterwakilan perempuan di politik. Karena perempuan memiliki peran dalam pembangunan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua GOW Kabupaten Pasaman Barat Fitri Risnawanto dalam pertemuan bulanan, Rabu (10/5) di Pemandian dan Rumah Makan Praka Mandiri Kampung Lambah Lembah Binuang.
Fitri Risnawanto menyampaikan bahwa gabungan organisasi perempuan rutin melakukan pertemuan setiap bulan untuk menjalin silaturahmi. Selain itu kaum perempuan itu harus bisa mengambil peran dalam setiap kesempatan.
“Beberapa waktu lalu kami mengadakan rakor di provinsi. Pada saat rakor tersebut dijelaskan bahwa peran perempuan di politik sekitar 30 persen itu diharapkan kita manfaatkan,”katanya.
Begitu juga di GOW kata Fitri Risnawanto, sekitar 35 orang pengurus perempuan yang ada diharapkan bisa terjun ke politik sebanyak 30 persen. Sebagai bentuk menyukseskan program pemerintah daerah dan masyarakat.
Wakil Bupati Risnawanto yang hadir sebagai pembina GOW meminta agar organisasi wanita mendukung pembangunan di bumi mekar tuah Basamo Pasaman Barat.
Pertemuan bulanan tersebut dihadiri oleh Ketua GOW Fitri Risnawanto, serta pengurus GOW. Di dalam kegiatan tersebut juga diadakan kegiatan siraman rohani oleh Ustadz Amri.
Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah daerah mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, serta ucapan terima kasih karena organisasi wanita telah mendukung program pemerintah selama ini.
“Dukungan ini akan tetap kami tunggu dari ibu-ibu semuanya. Karena dukungan dari seseorang istri sangat berarti bagi kesuksesan suami. Begitu juga dukungan terhadap program pemerintah daerah Kabupaten Pasaman Barat. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh organisasi wanita dalam pembangunan ini. Karena banyak kasus yang membutuhkan peran perempuan seperti penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,”katanya.
Karena Ia menilai perempuan mampu untuk melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh laki-laki. Sehingga peran perempuan itu saat ini tidak diragukan lagi dalam menjalankan dan mendukung program pemerintah daerah. (*)





