IndiHome punya dua fokus, yakni memberikan layanan terbaik dan ada tanggung jawab broadband bukan hanya menjangkau perkotaan, tapi di pulau-pulau terluar.
Hingga penghujung 2022, IndiHome telah menjangkau 499 dari 514 kota/kabupaten. Dengan ini penetrasi layanan IndiHome secara nasional telah mencapai 97 persen.
IndiHome pun menyasar segmen-segmen add on, sehingga pelanggan bisa menikmati internet lancar dengan harga terjangkau.
Telkom sendiri, menurut Venusiana, ditargetkan bisa menjangkau seluruh wilayah lewat tiga teknologi dari IndiHome, Orbit, dan Telkomsel. Ketiganya saling melengkapi agar layanan yang diberikan lebih maksimal dan bisa diandalkan, khususnya untuk IndiHome dan Orbit.
Meski demikian, masih banyak tantangan yang menghadang bisnis internet broadband di tanah air. Pasalnya, adopsi home broadband atau koneksi internet rumahan masih rendah, atau di kisaran 15 persen. Padahal, rata-rata negara di dunia adopsi internet broadband sudah mencapai 40 persen.
Namun, tantangan tersebut justru membuka peluang tersendiri bagi para pelaku industri di bidang ini. Pasalnya gap adopsi internet rumahan ini memiliki potensi besar untuk digarap, apalagi faktor yang menyebabkan rendahnya penetrasi home broadband adalah karena layanan ini yang belum terjangkau.





