Sementara itu, Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Adat (KMA) DPMD Sumbar Quartita Evari Hamdiana, mengatakan, pihaknya juga telah melaksanakan bimtek untuk meningkatkan peran Posyandu sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di pelayanan sosial dasar dalam upaya penurunan stunting.
Ia berharap pengetahuan peserta Bimtek dapat meningkat terkait dengan kedudukan, tugas, fungsi, dan peran strategis Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Nagari,Kemampuan pengelola Posyandu hendaknya meningkat terutama tentang kelembagaan Posyandu dan penyelenggaraan kegiatan di Posyandu. “Kemampuan dan skill Kader Posyandu harus meningkat terutama dalam melakukan Komunikasi Perubahan Perilaku di Posyandu,” kata Quartita.
Bimtek tersebut diikuti oleh 90 orang dari Kabupaten Pasaman yang terdiri dari unsur OPD terkait yang mengelola kegiatan Posyandu, 16 orang Pokja Posyandu, 73 orang Kader Posyandu dari Kecamatan Lubuk Sikaping, Kecamatan Tigo Nagari, Kecamatan Bonjol, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kecamatan Panti dan Kecamatan Rao. (fzi)





