WEBTORIAL

Bank Nagari – Pemko Padang Luncurkan KKPD dan SIPD – SP2D Online

3
×

Bank Nagari – Pemko Padang Luncurkan KKPD dan SIPD – SP2D Online

Sebarkan artikel ini
Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra bersama Pemimpin Bank Nagari Cabang Pasar Raya Hendri Masri, Wali Kota Padang Hendri Septa, Kepala OJK Sumbar Yusri dan Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar Dadang Arif Kusuma saat Peluncurkan KKPD dan SIPD - SP2D Online di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (22/5). DOK AFRIANITA

HARIANHALUAN.id—Bank Nagari bersama Pemerintah Kota (Pemko) Padang resmi meluncurkan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan integrasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) online dengan aplikasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Pemko Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (22/5).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra mengatakan, penggunaan aplikasi SIPD ini tentunya terkoneksi langsung bersama Bank Nagari. Hal ini menjadi yang pertama di Provinsi Sumbar.

Baca Juga  Wali Kota Padang Fadly Amran Pastikan Pembangunan Dua Pasar Sesuai Rencana

Ia menambahkan, implementasi kartu kredit pemerintah daerah ini sesuai dengan Permendagri Nomor 79 Tahun 2022. Bagi bank RKUD yang belum memiliki izin kartu kredit, bisa melakukan co-branding dengan Bank Himbara. Dalam hal ini Bank Nagari bekerja sama dengan Bank Mandiri.

Dijelaskan, implementasi SIPD online sesuai dengan Permendagri Nomor 70 Tahun 2019, dimana dalam pelaksanaan teknisnya mengalami beberapa perubahan, sehingga pada tahun 2023 baru bisa dilaksanakan oleh Kemendagri, dan minggu lalu telah dilakukan tes operasional bagi Kota Padang di Pusdatin Kemendagri.

Baca Juga  KPK Tetapkan Payakumbuh  Kota Percontohan Antikorupsi Nasional

“Kota Padang mendapat pujian menjadi yang paling siap dan paling cepat dalam melakukan tesnya. Alhamdulillah bulan Juni ini beberapa SKPD Kota Padang akan live dalam menggunakan SIPD Online tersebut,” jelasnya.

Sania mengungkapkan, SIPD ini bukan hanya terkait dengan pengelolaan keuangan daerah semata. Namun, sistem itu juga berperan dalam proses integrasi e-database, e-planning, e-monev, dan e-Reporting.