POLITIK

Sumbar Masuk Kategori Sedang Tingkat Kerawanan, Masyarakat Harus Aktif Awasi Setiap Tahapan Pemilu

3
×

Sumbar Masuk Kategori Sedang Tingkat Kerawanan, Masyarakat Harus Aktif Awasi Setiap Tahapan Pemilu

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Masyarakat pemilih  Sumatera Barat (Sumbar), diminta untuk  terus meningkatkan pengawasan partisipatif  terhadap  seluruh proses dan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang sedang berjalan. Pengawasan itu mulai dari proses seleksi rekrutmen panitia penyelenggara Pemilu, sampai kepada hari pencoblosan di bilik suara April mendatang.

Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Wilayah Sumbar, Febricki Saputra, menyebut, peningkatan partisipasi aktif  masyarakat tersebut merupakan suatu keharusan di tengah meningkatnya dinamika perpolitikan menjelang Pemilu maupun Pilkada 2024 mendatang.

Baca Juga  DPM-PTSP Lima Puluh Kota Panggil Pemilik Perusahaan Tambang di Suliki yang Ditolak Masyarakat

“Sumbar masuk dalam kategori sedang dalam indeks kerawanan Pemilu atau IKP 2024. Hal itu tidak terlepas dari tingginya kerawanan dan potensi kecurangan Pemilu  yang bisa  terjadi,” ujarnya kepada Haluan Selasa (23/5).

Berkaca kepada Pemilu sebelumnya, katanya, potensi pelanggaran Pemilu yang cukup rawan terjadi di Sumbar diantaranya adalah netralitas ASN, TNI/Polri, politik uang, hingga kasus pidana penyelenggara Pemilu. 

“Sejauh ini KIPP Sumbar melihat bahwa potensi pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu di Sumbar juga cukup rawan terjadi. Gejala kerawanan  bahkan sudah  terlihat sejak dimulainya proses rekrutmen KPU dan Bawaslu Kabupaten Kota,” ucapnya.

Baca Juga  Bawaslu Agam Ajak Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas

Ia menjelaskan, sejauh ini KIPP Wilayah  Sumbar telah menerima sejumlah laporan aduan dan tanggapan dari masyarakat terkait  potensi pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh calon  panitia penyelenggara Pemilu.