EkBis

Rakernas di Padang, IMA Kunjungi Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I

1
×

Rakernas di Padang, IMA Kunjungi Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I

Sebarkan artikel ini
Pengurus IMA saat mengunjungi Pabrik Indarung I. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID—Sekitar 200 lebih pengurus dan anggota Indonesia Marketing Association (IMA) dari berbagai chapter di Indonesia, berkunjung ke PT Semen Padang untuk melihat lebih dekat bangunan pabrik Indarung I yang merupakan pabrik semen pertama di Asia Tenggara yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, Jumat (19/5).

Kedatangan ratusan anggota dan pengurus organisasi yang berfokus menggerakkan aktivitas pengembangan pemasaran di Indonesia itu, disambut oleh Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, serta sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang. Di antaranya, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, dan Kepala Unit Humas & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati.

“Kami menyambut baik kedatangan IMA ke Semen Padang dalam rangka Rakernas. Apalagi, IMA ini datang dari berbagai chapter di Indonesia. Tentunya, ini menjadi momentum bagi kami untuk mengenalkan Semen Padang sebagai pabrik semen pertama di Asia Tenggara,” kata Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang, Oktoweri saat menyambut ratusan pengurus dan anggota IMA di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang.

Baca Juga  Paragon Luncurkan IN:PACT 2025, Innovation Competition Perdana untuk Mencetak Inovator Muda yang Hadirkan Solusi dan Dampak Nyata

Oktoweri juga menyampaikan soal Pabrik Indarung I Semen Padang, termasuk berbagai program CSR yang dilakukan perusahaan, diantaranya tentang konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di danau Singkarak, dan pembudidayaan pohon kaliandra merah yang merupakan sumber energi EBT, dan dapat dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara dalam memproduksi semen.

Untuk Pabrik Indarung I yang didirikan pada 1910, saat ini tengah diusahakan menjadi World Heritage. Kemudian ikan bilih, PT Semen Padang telah melakukan konservasi melalui dua metode, yaitu pemijahan secara alami dan laboratorium. “Sekitar 8000 ekor ikan bilih hasil konservasi yang dilakukan PT Semen Padang, berhasil dikembalikan ke habitatnya di Danau Singkarak,” ujarnya.

Baca Juga  Hanya Hari Ini Promo, Buruan Kunjungi Informa Living Plaza

Usai mendengar paparan Oktoweri, rombongan IMA kemudian berkunjung ke Pabrik Indarung I, termasuk ke tempat konservasi ikan bilih. Didampingi Kepala Unit Humas & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, rombongan tersebut tampak antusias. Terutama, saat berada di Pabrik Indarung I. Bahkan, rombongan tersebut menyempatkan diri untuk berswafoto dengan latar belakang pabrik Indarung I.