UTAMA

Ketua LKAAM Fauzi Bahar Dt Nan Sati : Tabuh Genderang Perang Lawan Perilaku LGBT

3
×

Ketua LKAAM Fauzi Bahar Dt Nan Sati : Tabuh Genderang Perang Lawan Perilaku LGBT

Sebarkan artikel ini
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Fauzi Bahar

Lebih jauh, Fauzi Bahar meminta agar program pencegahan, rehabilitasi serta penanganan korban HIV dan LGBT ini, perlu dilakukan secara menyeluruh, serius serta didukung penuh pemerintah daerah  dalam bentuk penganggaran.

“Penganggaran memang tidak  otomatis   langsung menghabiskan LGBT atau HIV, tapi  hanya melalui dukungan anggaran lah program pencegahan, rehabilitasi maupun penanganan  bisa dijalankan,” ucapnya.

Agar program pencegahan HIV serta perilaku LGBT ini bisa berjalan secara optimal dan serentak di seluruh daerah, kata Fauzi Bahar, kalau perlu Gubernur Sumbar harus mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh Bupati maupun Walikota. 

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-76, Polres Padang Panjang Olahraga Bersama Warga

“Nah, lalu ketika Gubernur, Bupati dan Wali Kota  sudah  menganggarkan  secara khusus untuk program itu, anggota DPRD  tentu juga harus mendukungnya dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ia mengibaratkan, penularan penyakit HIV serta perilaku LGBT, hampir sama cepatnya dengan pembelahan sel diri yang dilakukan hewan Amoeba untuk berkembang biak.

Apalagi,  hasil penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa seseorang yang telah pernah menjadi korban perilaku sodomi atau pelecehan seksual lainnya. Di kemudian hari akan berpotensi bertransformasi menjadi pelaku jika tidak tertangani dengan baik.

“Jadi kita perlu waspada, para LGBT ini pada awalnya  adalah  korban, lalu menjadi pelaku, jadi rantai penularan perilaku ini  yang harus bisa kita  amputasi,” jelasnya.

Baca Juga  Sumbar Siapkan 1,11 Juta Hektare Wilayah Hutan untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Ia menyebut, Pemerintah daerah mesti  bergerak cepat untuk  menyikapi fenomena ini. Sebab menurut dia,  apalah artinya  keberhasilan  pembangunan  jika, HIV dan LGBT tetap merajalela di Ranah Minang.

“Berhasil pun kita membangun gedung seratus lantai, jembatan dan jalan yang megah sekalipun, namun itu semua tidak ada artinya jika HIV dan LGBT telah menerkam dan melahap habis  anak kemenakan kita,” pungkasnya.  (fzi).