AGAM

Asisten II Setda Agam Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

0
×

Asisten II Setda Agam Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

Sebarkan artikel ini
Asisten II Setda Agam, Jetson menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah secara virtual di ruang rapat kantor Bupati Agam, Selasa (6/6). IST

AGAM, HARIANHALUAN.ID — Asisten II Setda Agam, Jetson menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah secara virtual di ruang rapat kantor Bupati Agam, Selasa (6/6).

Rakor ini dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian dan diikuti kepala daerah se-Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Mendagri menyampaikan terkait penurunan inflasi Mei 2023.

Dikatakan, berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan inflasi Indonesia pada Mei 2023 lebih rendah dari bulan sebelumnya.

“ Bulan April menunjukkan angka sebesar 0,33 persen, sedang pada Mei sebesar 0,09 persen. Sementara angka inflasi untuk per tahunnya juga ikut menurun dari 4,33 persen menjadi 4.00 persen,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolres Pasaman Hadiri Peresmian Pengeboran Eksplorasi Panas Bumi PT. Medco Geothermal Sumatera

Tito menyampaikan terima kasih dari Presiden Joko Widodo atas kerja sama dari pemerintah pusat dan seluruh pemerintah daerah.

Dikatakannya pengendalian inflasi bukan untuk menyenangkan, sebab yang lebih utama adalah ini merupakan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Dengan terkendalinya harga barang dan jasa artinya, terjadi keterjangkauan harga dan keterkendalian ketersediaan yang cukup untuk barang dan jasa atau kebutuhan masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Mendagri berpesan kepada kepala daerah agar dapat selalu memonitor perkembangan inflasi di daerahnya masing-masing.

Baca Juga  1.376 Petugas PLN Sumatera Barat Siaga Mengawal Listrik Tanpa Pudur saat Peringatan HUT RI

“Untuk mengendalikan inflasi, harus memperkuat kerjasama antar daerah, melalui pemenuhan komoditas dari daerah yang surplus dengan daerah yang kekurangan komoditas serta menjalin koordinasi untuk mengatasi hambatan dan kendala tranportasi barang/jasa,” harapnya. (h/hln)