Ia mengatakan, keberadaan peserta Latsitardanus di Kota Pariaman bisa memberikan pandangan positif bagi generasi muda Kota Pariaman, sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk ikut dalam program pendidikan kemiliteran dan kedinasan seperti peserta Latsitardanus yang saat ini sedang melakukan tugas akhir kependidikannya di Kota Pariaman.
Genius juga mengatakan, penunjukan Kota Pariaman sebagai lokasi untuk peserta Latsitardanus tidaklah gampang karena banyak proses yang harus dilalui kabupaten/kota untuk menjadi lokasi kegiatan ini.
”Beruntungnya Kota Pariaman, dengan hadirnya peserta Latsitardanus di Kota Pariaman, menjadikan Kota Pariaman sebagai branding keberadaan Satlak Hiu ada di Kota Pariaman bagi daerah lainnya, dan hal ini menjadi nsalah satu kebanggaan bagi masyarakat Kota Pariaman,” katanya. (h/hen)





