Yaitu tidak ada lagi tes Calistung dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di SD, menerapkan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 2 minggu pertama sekolah dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan dalam mencapai 6 pondasi dasar yang diperlukan anak.
” Dalam peningkatan kualitas anak indonesia melalui pelayanan pendidikan anak usia dini (PAUD) diperlukan upaya bersama dengan berbagai unsur seperti Seluruh OPD, DPRD, Bunda Paud, Wali Nagari dan Organisasi Profesi lainnya, ini juga dalam upaya kita dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sijunjung,” tutupnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung Puji Basuki mengatakan bahwa latar belakang dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah kebijakan Merdeka Belajar dari Kemendikbud ristek yang akan menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar padasemua jenjang pendidikan di tahun 2024
“Nara sumber pada Bimtek ini adalah Bupati Sijunjung, Bunda PAUF dan Yosi Srianita M.Pd dari BBPMP Provinsi Sumbar serta Trainer Motivator Paljriati dari Padang,”ujar Puji .
Hadir pada pembukaan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Sijunjung Riri Benny Dwifa, Kabid PAUD dan PNF Hendri Nurka, S.Sos, M.Si dan Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD Delvianti Basri, SE. (h/ogi)






