BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Dua siswa MAN 2 Bukittinggi yaitu Hibnul Walid Al Khosyi dan Isratul Hidayah berhasil diterima kuliah di Universitas Al- Azhar Cairo Mesir, setelah melewati serangkaian tes secara virtual berbahasa Arab.
Pengumuman keberhasilan menembus Universitas Al-Azhar kampus kiblatnya ilmu dunia diumumkan Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (Pusiba) pekan lalu.
‘’Alhamdulillah kami sangat bersukur sekali, dari 3.812 peserta sampai tahap akhir terdapat 1.577 peserta yang diluluskan terselip nama kami,” kata Hibnul Walid Al Khosyi didampinggi Isratul Hidayah di MAN 2 Bukittinggi, Jumat (16/6).
Ia mengatakan sebanyak 80 soal pada tes pertama, terdiri dari 4 batch yaitu Qiraah, Kitabah, Istima dan Qawaid.
Kemudian, tes dilanjutkan dengan sesi wawancara langsung dengan Syekh dari Kampus Al- Azhar. Pada tahap tes ketiga dilanjutkan dengan tes wawasan kebangsaan dari Kementerian Agama RI.
Perjuangan Hibnul Walid Al Khosyi dimulai sejak September 2022. Disela kesibukan PBM di MAN 2 Bukittinggi pada sore hari setelah pulang sekolah rutin ia belajar bahasa Arab dan membahas soal- soal ujian.
Hibnu bercerita, pada Try Out (TO) pertama ia mendapat nilai yang kurang memuaskan, membuatnya lebih giat belajar dan semakin memotivasi diri. Sehingga ia berhasil lulus di Kampus Al-Azhar Cairo Mesir.
Sementara, Isratul Hidayah menyatakan bahasa Arabnya belum fasih, namun karena tekad yang kuat untuk kuliah ke Mesir. Maka ia putuskan untuk Bimbingan Belajar (Bimbel) di Markas Mahira Bukittinggi.
Di lembaga Bimbel tersebut tidak hanya belajar bahasa Arab, tapi juga dilayani dalam pendaftaran hingga pemberkasan.
“Saya memilih kuliah ke Mesir, disana biaya hidup tidak begitu mahal, semua tergantung kita. Selain itu kampus Al- Azhar adalah kiblatnya ilmu dunia dan peradaban Islam. Disana nantinya saya akan kuliah mendalami ilmu Fiqih,” kata Isratul.
Terpisah, Kepala MAN 2 Bukittinggi, Amri J mengaku bangga atas prestasi dua orang siswanya yang diterima kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir.
Ia berpesan kepada para siswa agar dapat menjaga diri , nama baik negara dan tetap rendah hati serta menjadi inspirasi bagi siapa saja.
Ia Sangat bahagia sekali dengan kabar yang membanggakan ini, semoga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di MAN 2 Bukittinggi.
“Saya berpesan rajin belajar dan lulus tepat waktu dengan nilai yang memuaskan. Semoga sampai ke jenjang S3 dan kembali ke Indonesia untuk membaktikan ilmu yang telah di peroleh,” ungkapnya.(h/ril).





