AGAM

Produksi Udang Vaname di Agam 374 Ton

1
×

Produksi Udang Vaname di Agam 374 Ton

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Rosva Deswira
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Rosva Deswira

AGAM, HARIANHALUAN.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam mencatat produksi udang vaname di daerah itu sebanyak 374 ton pada triwulan pertama dari Januari sampai Maret 2023.

“Produksi udang vaname tersebut berasal dari puluhan petak tambak,” sebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira, Senin (19/6).

Lanjut Rosva, udang itu berada sepanjang garis pantai di Gadang Ketek dan Banda Gadang di Nagari Tiku Selatan. Setelah itu, Pasia Paneh, Muaro Putih, Ujuang Labuang dan lainnya di Nagari Tiku Lima Jorong. 

Baca Juga  PC NU Kabupaten Agam Gelar PD PKPNU Angkatan 2 pada April Mendatang

“Budidaya udang vaname di Agam berkembang pesat sepanjang garis pantai Kecamatan Tanjung Mutiara,” katanya. 

Rosva menyebutkan, budidaya udang vaname tersebut mulai beroperasi di daerah itu pada 2020. Untuk hasil produksi udang tersebut diekspor ke beberapa negara tetangga dan ada juga untuk pasar lokal. 

“Harga udang vaname itu cukup tinggi dari Rp60 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram,” ungkapnya. 

Rosva mengatakan, udang vaname berasal dari daerah subtropis yaitu di pantai barat Amerika hingga ke Peru. 

Baca Juga  Tragis! Dapat Bisikan Gaib, Pria di Solok Gorok Leher Ibu dan Adik Kandung Hingga Tewas

Udang ini sudah banyak sekali dibudidayakan di Indonesia sebagai alternatif pilihan lain, setelah udang windu yang mengalami penurunan produksi sejak adanya penurunan kualitas lingkungan.

“Udang ini menjadi salah satu komoditas laut Indonesia yang memiliki potensi besar dan cukup menjanjikan untuk terus dikembangkan,” tutupnya. (h/per).