HARIANHALUAN.ID – Komposisi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung diisi wajah-wajah baru, tanpa adanya petahana.
Lima Komisioner KPU Sijunjung periode 2023-2028 yang telah dilantik Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di Jakarta, Rabu (24/5) lalu yakni, Dori Kurniadi, Bayu Agung Perdana, Ria Meilani, Susila Andica dan Juniwandri
Salah seorang Anggota KPU Sijunjung Juniwandri mengatakan, dirinya bersama tiga orang rekan lainnya sepakat memilih Dori Kurniadi sebagai Ketua KPU Sijunjung dalam rapat pleno tertutup lima orang anggota KPU Sijunjung terpilih.
“Divisi Keuangan Logistik dan Umum dijabat oleh Dori Kurniadi, Divisi Perdatin Ria Meilani, Divisi Hukum dan Pengawasan Bayu Agung Pradana, Divisi Teknis Susila Andica,
dan Divisi SDM diamanahkan kepada saya sendiri Juniwandri,” ucapnya, Selasa (20/6).
Juniwandri menjelaskan, setelah pelantikan, KPU Sijunjung segera bergerak dan melakukan konsolidasi terkait tugas-tugas penyelenggaraan, serta tahapan pemilu.
Sementara itu, Ketua KPU Sijunjung Dori Kurniadi langkah perdana yang akan ditempuh usai dilantik yakni, melaksanakan konsolidasi internal. Membahas terkait tahapan-tahapan pemilu yang sedang bergulir.
“Kami akan cek seperti apa tahapan yang sedang berjalan, untuk dilanjutkan secara lebih optimal,” katanya.
Sementara itu, Pemerhati Politik Sijunjung Feri Eka Putra mengatakan, meskipun tidak ada petahana dalam komposisi anggota KPU Sijunjung, Ia berpendapat hal ini semestinya tidak menjadi soal ataupun halangan untuk melaksanakan kepemiluan yang berkualitas.
“Saya yakin para anggota KPU yang dilantik kemarin, sudah siap menyelenggarakan Pemilu 2024 yang saat ini tahapannya sedang berjalan,” ujarnya.
Menurut Feri, Komisioner KPU Sijunjung yang baru, mayoritas telah melalui jenjang jabatan penyelenggara pemilu di level kabupaten dan kota, baik KPU maupun Bawaslu. Untuk itu, kualitasnya tak perlu diragukan lagi, dan pastinya dapat dipercaya menyelenggarakan pemilu yang profesional.
“Ada sisi yang perlu dikawal, yakni komisioner KPU Sijunjung harus bekerja kompak independen, tanpa ada intervensi dari pihak eksternal. Independensi dalam menyelenggarakan kepemiluan mesti menjadi jiwa atau karakter para komisioner,” ucapnya.
Pihaknya juga mengharapkan komisioner KPU Sijunjung yang baru segera melakukan konsolidasi, baik dengan Bawaslu maupun KPU kabupaten/kota lainnya.
“Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah, TNI dan Polri. Dengan suksesi kepemiluan 2024, saya optimistis KPU Sijunjung dapat bekerja menyukseskan pemilu dan Pilkada 2024,” katanya. (*)





