SOLOK SELATAN

690 KK Warga Sangir Balai Janggo Terima Bantuan Beras Cadangan

0
×

690 KK Warga Sangir Balai Janggo Terima Bantuan Beras Cadangan

Sebarkan artikel ini

SOLSEL, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak 690 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) menerima bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan tersebut merupakan penyaluran tahap kedua.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solsel di Kantor Wali Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, Selasa (20/6). Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Solsel, Yulian Efi mengatakan, bantuan ini tidak terlepas dari sambung tangan Pemkab Solsel untuk mengupayakan bantuan pangan dari pemerintah pusat.

“Ini adalah upaya keseriusan pemerintah daerah yang dilakukan melalui pendataan, mendapatkan bantuan, hingga distribusinya kepada masyarakat yang menerima,” katanya.

Baca Juga  Indosat Bukukan Laba Rp3.878 Miliar pada Sembilan Bulan Pertama Tahun 2024

Bantuan ini adalah langkah antisipasi dari dampak ekonomi daerah yang masih lemah dan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 serta inflasi.

Pemkab Solsel, katanya menambahkan, juga akan terus berupaya untuk terus melakukan “jumput bola” bantuan dari pemerintah pusat. Hal ini mengingat keterbatasan anggaran daerah, di mana hal itu diperlukan agar akselerasi pembangunan tetap optimal.

“Yang terpenting ke depannya adalah data prima dari masing-masing jorong hingga  nagari. Untuk selanjutnya, kami tidak henti-hentinya mengingatkan kepada jajaran kecamatan dan nagari untuk betul-betul mendata secara tepat dan akurat agar bantuan itu tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sangir Balai Janggo, Muslim menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Apabila ada bantuan kembali, pihak kecamatan meminta agar Sangir Balai Janggo mendapatkan lebih dari sebelumnya.

Baca Juga  Solsel Kebut PTSL, Penerbitan Sertifikat Tanah Elektronik Capai 55 Persen

“Maksudnya bukan menginginkan bantuan. Bantuan ini hanya untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Di sini secara hitungan per kapita tidak ada masyarakat yang miskin. Namun sesungguhnya di daerah-daerah dalam masih banyak masyarakat yang tidak mampu,” katanya.

Ia menyebut, rata-rata masyarakat Sangir Balai Janggo memiliki tanah dan lahan. Sehingga dari potensi ini pihak Kecamatan Sangir Balai Janggo meminta adanya pengelolaan yang baik dan tepat penggunaan agar upaya pembangunan dapat dilakukan secara maksimal melalui potensi yang dimiliki Sangir Balai Janggo. (h/mg-jum)