UTAMA

2.291 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Sumbar, Kabupaten Lima Puluh Kota Tertinggi dan Mentawai Terendah

2
×

2.291 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Sumbar, Kabupaten Lima Puluh Kota Tertinggi dan Mentawai Terendah

Sebarkan artikel ini

“Kabupaten Dharmasraya ada 120 kasus gigitan VAR yang telah diberikan 120. Kota Solok ada 57 kasus gigitan VAR yang telah diberikan 39. Kota Sawahlunto ada 71 kasus gigitan VAR yang telah diberikan 47. Kota Padang Panjang ada 31 kasus gigitan dan VAR yang telah diberikan 24,” ujarnya.

Kota Bukittinggi ada 49 kasus gigitan VAR yang telah diberikan 27. Kota Payakumbuh ada 103 kasus gigitan VAR yang telah diberikan 76 dan Kota Pariaman ada 41 kasus gigitan, VAR yang telah diberikan 16.

“Dari hasil rekap kami di Dinkes sepanjang tahun 2022 terjadi 4.248 kasus GHPR, dimana 2 diantaranya positif rabies (virus lyssa) yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan,” tuturnya.

Baca Juga  Sudah Terdaftar Sebagai WBTB, Rumah Kajang Padati Diharapkan Menjadi Ikon

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat hanya satu daerah dari 19 kabupaten/kota di Sumbar yang dinyatakan bebas dari kasus rabies yaitu, Kabupaten Kepulauan Mentawai.Rabies saat ini menjadi tantangan besar di Indonesia karena dalam tiga tahun terakhir kasus gigitan hewan rabies itu rata-rata setahunnya lebih dari 80.000 kasus dan kematiannya rata-rata 68 orang.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Imran Pambudi, MPHM, menyebutkan, Kemenkes RI mengumumkan ada 11 kasus kematian yang disebabkan oleh rabies. Dimana 95 persen kasus rabies tersebut disebabkan oleh gigitan anjing. ”95 persen kasus rabies pada manusia didapatkan lewat gigitan anjing yang terinfeksi. Ada juga beragam hewan liar yang bertindak sebagai reservoir virus di berbagai benua seperti rubah, rakun, dan kelelawar, tapi 95 persen karena gigitan anjing,” ujar pada saat konferensi pers secara virtual, Jumat pekan kemarin.

Baca Juga  Peningkatan Kasus HIV/AIDS Disebabkan Rendahnya Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat

Hingga April 2023 sudah ada 31.113 kasus gigitan hewan penular rabies, 23.211 kasus gigitan yang sudah mendapatkan vaksin anti rabies, dan 11 kasus kematian di Indonesia. Saat ini ada 26 provinsi yang menjadi endemis rabies tapi hanya 11 provinsi yang bebas rabies yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Papua Barat, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.