PENDIDIKAN

KH. Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasy Ungkap Jasa Besar Thawalib Padang Panjang atas Berdirinya Ponpes Gontor

2
×

KH. Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasy Ungkap Jasa Besar Thawalib Padang Panjang atas Berdirinya Ponpes Gontor

Sebarkan artikel ini

Hal senada disampaikan Kiyai Prof. Dr. Hamid Fahmi Zarkasy. Menurutnya, dengan Kiyai Imam Zarkasy belajar di Thawalib Padang Panjang dan kemudian Gontor berkembang maju seperti saat ini, hal itu tidak bisa terlepas dari Thawalib Padang Panjang.

Hubungan Emosional

Kunjungan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor diterima oleh jajaran Pengurus Yayasan Thawalib Padang Panjang dan majelis guru dengan melakukan pertemuan khusus menyampaikan informasi tentang bagaimana hubungan emosional antara Thawalib Padang Panjang dengan Gontor.

Baca Juga  Jawab Kebutuhan Pemimpin Kompeten, BAKTI NUSA Gelar Leadership Summit 2025

Dalam pertemuan berlangsung sekitar 1,5 jam, Kiyai Amal Fathullah dan Kiyai Hamid Fahmi Zarkasy bercerita Panjang lebar selain hubungan emosional tersebut, juga bagaimana perkembangan Gontor sejak didirikan sampai saat ini.

Ketua Yayasan Thawalib Abrar mengatakan, kunjungan keluarga besar Gontor melakukan napak tilas ke Thawalib Padang Panjang semakin meneguhkan bagaimana hubungan emosional yang telah terbangun selama ini. “Hubungan emosional yang terbangun begitu kuat sejak Kiyai Imam Zarkasy belajar di Thawalib sampai saat ini. Bahkan, bisa dikatakan Thawalib Padang Panjang adalah kampung kedua Kiyai Imam Zarkasy setelah Gontor,” katanya.

Baca Juga  Lanjutkan Roadshow, Jasa Raharja dan Fordigi BUMN Ajak Mahasiswa ULM jadi Talenta Digital

Sementara, Sekretaris Yayasan Thawalib Irwan Natsir menambahkan, hubungan emosional yang terbangun tersebut bukan sebatas saling berkunjung kedua belah pihak, melainkan juga membangun kerjasama sehingga semakin mempekuat.

“Thawalib dan Gontor semakin erat hubungan emosional dengan adanya lulusan Thawalib yang kuliah di Universitas Darussalam Gontor serta adanya tamatan Gontor yang tugas mengabdi di Thawalib Padang Panjang,” ujar Irwan Natsir.