HARIAN HALUAN. ID – Jutaan umat Islam seluruh dunia menumpahkan air mata pada saat wukuf di Arafah Selasa (27/7/6/23). Setidaknya hal tersebut terlihat di tenda kelompok terbang (Kloter) 1 Sumbar yang merupakan jamaah haji asal Kota Padang
Setelah masuknya waktu shalat zuhur di wilayah Arafah 12.22 waktu Arab Saudi ditandai dengan kumandang azan oleh Ust Zihnil Afif Masnal dilanjutkan dengan khutbah wukuf yang disampaikan Ketua Kloter Adri Ahmad serta shalat zuhur-ashar jamak qashar dengan berjamaah. kemudian dilanjutkan doa dan muhasabah dipandu Edy Oktafiandi yang juga Kakankemenag Padang. Tampak jamaah khusyuk dan larut dalam zikir , doa dan istighfar kepada Allah SWT dengan berurai air mata, sebuah pemandangan yang sangat mengharukan.
Edy Oktafiandi dari Arab Saudi menyebutkan wukuf tersebut menggambarkan bagaimana manusia nanti berhimpun di padang mahsyar membawa amalan masing masing kehadapan Allah. Setiap manusia melepaskan seluruh simbol-simbol keduniaan dan merasakan diri sebagai hamba yang sama dihadapan Allah.
Wukuf merupakan puncak ibadah haji sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW. “ Haji itu adalah di Arafah “. Makanya setiap jamaah calon haji (JCH) wajib hadir di Arafah sekalipun sakit dilakukan safari eukuf.
Dikatakan Edy puncak haji di Arafah ini akan berakhir sore terbenamnya matahari. Saat itu secara berangsur angsur jamaah haji bergerak meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah dan Mina untuk melontar jumrah pada hari nahar 10 zuhijjah dan hari tasyrik 11-13 zulhijjah. Setelah itu kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah, sa’i dan tahallul. Maka selesailah rangkaian ibadah haji. ( aye).





