Bukan tanpa alasan, kecintaan Indra kepada seni tradisi tampaknya tidak bisa diukur dengan apa-apa. Terkikisnya nilai-nilai seni tradisi saat ini tidak mengurangi kecintaan Indra untuk tetap merawat seni tradisi hingga kini.
Di kampungnya di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, begitu kaya akan seni tradisi yang unik dan khas. Keberadaan itupun tidak terlepas dari sumbangsih Indra yang hingga kini tetap menjembatani seni tradisi di kampungnya ke khalayak luas.
Kepada Haluan Indra menceritakan, di tengah kesibukannya sebagai seorang kepala keluarga tidak menyurutkan langkahnya untuk terus mengenalkan berbagai seni tradisi yang ada di kampungnya.
“Saya selalu meluangkan waktu untuk terus merawat seni tradisi di kampung saya ini. Mulai dari Silek Kapak, Randai Tradisional, Tari Baombai, Tari Galatiak Harimau, Tari Maik ka Turun, dan kesenian khas lainnya yang ada di Padang Laweh ini. Secara langsung saya memang tidak terlibat untuk keseluruhannya. Saya hanya mengawasi dan berperan untuk menjembatani seni tradisi yang ada untuk bisa dikenalkan ke orang banyak,” katanya baru-baru ini kepada Haluan di Sijunjung..
Menurutnya, dengan cara menjembatani itu setidaknya dirinya mampu memberikan yang terbaik agar kecintaannya kepada seni tradisi bisa tetap bertahan.
Indra yang juga merupakan pelaku seni Silek Kapak Padang Laweh itu secara rutin selalu membangun dan menjaga hubungan silaturahmi dengan relasinya. Mulai dari pemerintahan hingga komunitas-komunitas seni. Upaya untuk menjadi penghubung itu begitu penting baginya untuk bisa merawat seni tradisi tersebut.





