SOLOK SELATAN

Indra, Pandeka Silek Kapak : Sang Pelaku dan Penghubung Seni Tradisi

3
×

Indra, Pandeka Silek Kapak : Sang Pelaku dan Penghubung Seni Tradisi

Sebarkan artikel ini

“Dari relasi ini akhirnya saya dipercaya untuk bisa membawa seni tradisi di kampung saya. Itu membuat saya selalu senang dan bersemangat. Ketika mendapatkan kepercayaan itu, saya langsung menemui para pelaku seni tradisi untuk segera bisa mempersiapkan pertunjukan, karena inilah sesungguhnya yang saya inginkan. Saya ingin seni tradisi ini mendapatkan panggung dan bisa dikenal luas,” katanya.

Berbagai seni tradisi pun telah mampu dibawa Indra ke berbagai daerah, baik di wilayah Sumatera Barat hingga di luar Sumatera Barat. Bahkan ke berbagai festival seni pun seni tradisi di kampungnya telah ia bawakan.

Baginya, menjaga hubungan baik itu adalah faktor penting menjadi penghubung agar keinginan untuk tetap mempertahankan seni tradisi itu tetap ada. Indra sendiri menyadari bahwa menjadi jembatan adalah salah satu hal yang penting agar seni tradisi tetap menggaung di tengah kemajuan zaman.

Baca Juga  1.491 Honorer Kota Pariaman Bakal Diangkat jadi PPPK

“Salah satu kecintaan kita kepada seni tradisi dengan menjadi penghubung yang baik. Saya mengakui secara keseluruhan saya tidak bisa menguasai seni tradisi yang ada di kampung saya. Tapi keinginan saya begitu kuat untuk mempertahankannya. Dan salah satu upaya yang bisa saya lakukan adalah dengan menjadi jembatan supaya pelaku seni dan seni tradisi itu tetap ada dan bertahan. Saya sadar saat ini kita tidak bisa memaksakan kehendak dan tidak bisa mencapai suatu hal (penggiat seni tradisi) secara mulus. Tapi meskipun begitu, keinginan untuk merawatnya tetap tumbuh dalam diri saya, salah satunya menjadi penghubung agar seni tradisi di Padang Laweh ini bisa tetap dikenalkan,” katanya.

Baca Juga  Perubahan KUA PPAS 2023 Solok Selatan: Pendapatan Rp827 Miliar, Belanja Rp919 Miliar

Keberadaan budaya seperti seni tradisi begitu penting untuk dijaga. Semua orang berhak dan bertanggung jawab untuk menjaganya. Meski tidak bisa terjun langsung, setidaknya bisa menjadi penghubung yang baik untuk memberikan panggung ataupun ruang agar seni tradisi itu tumbuh dan berkembang. Sebab seni tradisi bukanlah sekadar pertunjukan fisik yang menampilkan nilai-nilai estetika saja. Namun juga menyimpan nilai-nilai etika yang seharusnya menjadi terapan edukasi untuk membangun karakter budaya yang lebih baik lagi. (*)