Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PENDIDIKAN

Siswa SMKN 6 Padang Dilatih Berwirausaha

0
×

Siswa SMKN 6 Padang Dilatih Berwirausaha

Sebarkan artikel ini
SMK Negeri 6 Padang mengadakan Panen Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk melatih siswa dalam berwirausaha, Selasa (4/7) .PUTRI MERI YANTI

PADANG, HARIANHALUAN.ID — SMK Negeri 6 Padang mengadakan Panen Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk melatih siswa dalam berwirausaha, Selasa (4/7).

Kegiatan ini mengangkat tema Kebekerjaan, Gaya Hidup Berkelanjutan, Bangun Jiwa Ragaku, Kearifan Lokal dan Berekayasa dengan Teknologi.

Kepala SMK Negeri 6 Padang Sri Wirdan menuturkan, kegiatan Panen Raya P5 menampilkan kegiatan pameran produk-produk hasil karya siswa yang dapat dibeli oleh pengunjung.

“Setiap kelas memiliki stan kerajinan dan makanan dan minuman yang dijual kepada pengunjung,” ujarnya.

Baca Juga  Program Cambridge English Kukuhkan Kemahiran Bahasa Inggris Generasi Muda Sumatera Barat

Dikatakannya Panen Raya P5 ini bertujuan sebagai penanaman ilmu untuk karakter siswa beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.

Dikatakannya Profil Pelajar Pancasila merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

“Dengan visi pendidikan mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila,” tuturnya.

Ia menambahkan, pentingnya melatih jiwa wirausaha selagi masih muda dan juga pentingnya belajar berdisiplin, memahami arti berjuang bersama saat bekerja dalam tim.

Baca Juga  Miliki 1.174 Guru yang Memenuhi Syarat, tapi 21 Sekolah di Dharmasraya Masih Dipimpin Kepsek Berstatus Plt

Ia menambahkan, setiap kelas menggunakan pakaian tradisonal atau pakaian praktik dengan mempersiapkan produknya untuk dijual kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Penjualan dilakukan secara langsung di stan masing-masing. 

Siswa diwajibkan melakukan promosi produk. Promosi juga dilakukan secara langsung saat jeda pentas seni di panggung.

“Pada akhir kegiatan bazar siswa  melakukan pelaporan hasil penjualan produknya kepada tim penilai gelar karya,” tuturnya. (h/pmy)