SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID — Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 tiba di Kabupaten Sijunjung dengan membawa 18 bendara partai politik tersebut diserahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto ke KPU Sijunjung.
Penyerahan Kirab Pemilu tahun 2024 digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ligas Muaro Sijunjung Kecamatan Sijunjung serta dihadiri Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU Provinsi Sumbar, anggota KPU Sijunjung, KPU Kita Sawahlunto, Bawaslu Sijunjung, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, Panwascam serta perwakilan atau utusan dari pengurus Partai Politik.
“Kirab pemilu ini ada di Kabupaten Sijunjung hingga tanggal 15 Juli mendatang, maka dalam waktu itu harus kita manfaatkan seoptimal mungkin dalam menunjang efektifitas sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi warga Kabupaten Sijunjung,” ungkap Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir.
Menurutnya, momen seperti ini sangat penting karena Pemilu tahun 2024 sudah dekat tinggal hitungan bulan menjelang hari H nya yaitu tanggal 14 Februari 2024. Bahkan, tidak lama berselang dengan Pemilu nantinya juga akan dihadapkan dengan Pilkada.
“Kita berharap, Pemilu tahun 2024 mendatang bisa berlangsung aman, damai tentram dan nyaman bagi seluruh pihak, terutama bagi peserta pemilu dengan mengedepankan Pemilu yang badunsanak,” ucap Bupati.
Sementara itu, Ketua KPU Sijunjung Dori Kurniadi menjelaskan bahwa peluncuran Kirab Pemilu Tahun 2024 tersebut dimulai sejak tanggal 14 Februari 2023 lalu bertepatan dengan satu tahun mendekati hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Kebetulan iringan Kirab Pemilu tahun 2024 ini star awal pada 14 Februari 2023 dan nantinya akan finis di Jakarta,” terangnya.
Ia menambahkan, nantinya pada Pemilu kali ini meliputi dua agenda besar yaitu pembacaan deklarasi Pemilu damai terhadap Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. Kedua adalah pembawaan atau iringan partai politik peserta Pemilu tahun 2024 yang terdiri dari 18 partai politik.
“Rangkaian kegiatan nantinya sosialisasi terhadap stakeholder, pendidikan pemilih kepada peserta Pemilu maupun pemilih sendiri. Juga akan ada kegiatan lain yang mengakomodir kearifan lokal di masing-masing daerah khususnya di Kabupaten Sijunjung,” ujarnya. (h/ogi)





