PADANG

Camat, Lurah, dan Pejabat Eselon II Pemko Padang, Berbondong-Bondong ke Makassar

1
×

Camat, Lurah, dan Pejabat Eselon II Pemko Padang, Berbondong-Bondong ke Makassar

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Seluruh Lurah , Camat serta sejumlah pegawai eselon II lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang,  berbondong – bondong terbang menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kabarnya, Perjalanan Dinas selama tiga hari itu, dilakukan dalam rangka studi tiru kualitas pelayanan masyarakat bagian dari agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)  XVI di Kota Makassar.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Djunaidy Hendry, menyebut dewan sangat menyayangkan Wali Kota Padang, Hendri Septa, membawa rombongan ‘super besar, ke acara Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/11) hingga Kamis (14/11).

Ia menyebut, hampir semua pejabat eselon II beserta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Padang yang dibawa dalam rombongan Wali Kota Padang tersebut.  Lebih lanjut dikatakannya, seharusnya hanya beberapa OPD saja yang diboyong, bergantung kepentingannya dalam kegiatan itu.  “Dua atau tiga dinas yang berangkat itu sudah cukup, tidak harus semuanya, apa kepentingannya ke Apkesi XVI itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, walau bagaimanapun keberangkatan hampir semua kepala dinas beserta Camat dan Lurah tersebut tentu akan berpengaruh terhadap layanan publik di Kota Padang. Selain itu juga membebankan kas Kota Padang. “Dan jelas akan membebankan kepada keuangan daerah, terkhusus saat sekarang, dimana Kota Padang sedang berusaha menjaga kemampuan keuangan daerah nya pascaCovid-19,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru 2025, Pemko Padang Gelar Tabligh Akbar Bersama Ucai Batu Bara

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, ada 104 lurah dan 11 orang camat yang berangkat Apeksi ke Makassar. Menurutnya hal itu sah-sah saja apabila tugas dan kewajiban mereka telah diselesaikan. 

“Setelah mereka bersitungkin bekerja melayani masyarakat dengan segala macam problem nya, kemudian ada kegiatan Rakernas Apeksi, kalau semua sudah terprogram dan sudah dianggarkan pada opd masing-masing apa salahnya mereka berangkat,” ujar Politisi dari Gerindra ini. 

Ia menambahkan, dengan catatan Pejabat terkait telah menyelesaikan tugas sebelum berangkat dan tidak mengganggu layanan bagi masyarakat selama empat hari berangkat. 

“Yang penting tidak mengganggu layanan pada masyarakat. Wajar-wajar saja lurah dan camat di ajak walikota ketika ada kegiatan tersebut,” tuturnya. 

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah  Kota (Sekdako) Padang, Arfian, mengatakan, kunjungan kerja tersebut , merupakan bagian dari agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)  XVI yang pada tahun ini digelar di Kota Makassar sebagai tuan rumah.

“Mereka yang pergi adalah pegawai Eselon II. Tapi tidak seluruhnya, ada beberapa yang tinggal. Namun Lurah dan Camat  memang pergi seluruhnya,” ujar Arfian kepada Haluan Selasa (11/7).

Arfian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang ini menjelaskan, para Lurah se-Kota Padang sengaja dibawa untuk mengikuti agenda pertemuan Apeksi XVI di Makassar.

Baca Juga  Dua Rumah Warga dan Warung Pecah Belah Dilalap Si Jago Merah di Jorong Dalam Koto

Pada agenda itu, para Camat dan Lurah dari seluruh Indonesia, telah dijadwalkan  untuk menjadi peserta semacam kegiatan seminar dan studi banding strategi pengembangan kota-kota di Tanah Air. Atas dasar pertimbangan itu, para Camat dan Lurah se-Kota Padang diminta untuk mempelajari dan mengadopsi  nilai-nilai positif  segi layanan masyarakat yang telah  berjalan di seluruh Kecamatan dan Kelurahan yang ada di Kota Makassar.

“Tujuannya perubahan sikap dan perilaku dalam melayani masyarakat . Apalagi saat ini kita masih sering menerima keluhan masyarakat tentang pelayanan,” ucap Arfian.

Arfian menyatakan, para Lurah dan Camat peserta perjalanan dinas ke Makassar telah diarahkan untuk mengadopsi segala nilai-nilai kerja terbaik. Terutama dalam segi layanan yang telah berjalan di lingkungan Pemko Makassar.

Bahkan guna mempersiapkan perjalanan dinas luar provinsi para Camat dan Lurah se-Kota Padang ini, sejak bulan Januari lalu Pemko Padang bahkan telah  menyetop segala perizinan perjalanan dinas luar kota mereka.

“Jadi, ini memang telah kita agendakan sejak awal. Ini juga merupakan kunjungan kanvasing balasan dari agenda pelaksanaan Apeksi di Kota Padang tahun lalu. Saat itu bahkan 400 orang dari Makassar datang ke Kota Padang,” pungkasnya. (h/fzi/yes)