Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PENDIDIKAN

Diikuti 400 Peserta dari Sumbar, Riau dan Kepri : Padang Nephron 4 Bahas Perkembangan Terbaru Ilmu Penyakit Dalam

1
×

Diikuti 400 Peserta dari Sumbar, Riau dan Kepri : Padang Nephron 4 Bahas Perkembangan Terbaru Ilmu Penyakit Dalam

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PB Pernefri dr. Aida Lydia, Ph.D SpPD-KGH, FINASIM., memukul gong tanda dibukanya kegiatan Padang Nephron 4 - 2023 di ZHM Premiere Hotel, Sabtu (15/7). IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Penyakit ginjal kronis (PGK) saat ini tidak hanya didominasi oleh orang lanjut usia, namun generasi muda sebelum usia 40 tahun sudah banyak menderita penyakit ini.

Data dari RSUP Dr M Djamil Padang melaporkan bahwa sekitar 30 mesin cuci darah bagi penderita ginjal, beroperasi penuh dua kali dalam sehari. Hal ini menandakan sekitar 60 orang yang dilayani setiap harinya karena gagal ginjal. Laporan tersebut belum termasuk dengan pasien yang menjalani cuci darah di berbagai RS lainnya seperti RS Unand, RS Hermina, RST Reksodiwiryo, dan RS Semen Padang.

Proses cuci darah dilakukan jika pasien sudah mengalami gagal ginjal stadium lanjut. Keadaan tersebut bisa dicegah apabila pasien lebih dini mengetahui penyakitnya dan mendapatkan pengobatan lebih dini dari dokter.

Baca Juga  Terima Kunjungan Studi Tiru Pontren Dar El Quran Asri Bungo, Mudir Kauman Padang Panjang Sebut Branding Itu Penting!

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pelaksana Padang Nephron 4 tahun 2023, dr. Drajad Priyono, Sp.PD-KGH, FINASIM. didampingi Humas Panitia Pelaksana, yakni dr. Reza Febryan kepada wartawan setelah pembukaan acara yang diikuti sekitar 400 dokter dari Sumbar, Riau, dan Kepri di ZHM Premier Hotel, Sabtu (15/7). Kegiatan yang berlangsung pada 14-15 Juli 2023 tersebut, dibuka oleh Ketua Umum PB Pernefri: dr. Aida Lydia, Ph.D, Sp.PD-KGH, FINASIM. yang berlangsung secara offline dan online.

Padang Nephron 4 merupakan pertemuan ilmiah yang digelar Fakultas Kedokteran Unand, bekerjasama dengan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Korwil Sumbar, Riau, dan Kepri, serta Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil Padang. Kegiatan ini mengangkat tema Update in Diagnostic and Management of Kidney Deseases and Hypertension.

Baca Juga  Cegah Pernikahan Dini, MAN 3  Padang dan KUA Koto Tangah Laksanakan  Program BRUS

Koordinator Pernefri Korwil Sumbar, Riau, dan Kepri yaitu Dr. dr. Harnavi Harun, Sp.PD-KGH, FINASIM. menyebutkan bahwa melalui kegiatan ini maka para dokter Spesialis Penyakit Dalam ataupun dokter yang bertugas di berbagai tingkatan Fasilitas Kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit diharapkan bisa menambah pengetahuan mereka dan mengikuti perkembangan terbaru di bidang Penyakit Dalam. Berbagai kegiatan seminar dan workshop dalam iven tersebut disajikan oleh narasumber yang kompeten dan berpengalaman baik dari dalam dan luar negeri. (h/atv)