Dari tinjauan lapangan, ia menyampaikan harapan masyarakat juga butuh pelatihan keterampilan usaha mandiri (UMKM) seperti pengolahan kuliner, keterampilan menjahit pakaian, dan tata rias.
Untuk instruktur pelatihan usaha mandiri tersebut BLK akan bekerja sama dengan BLK terdekat dari kabupaten Pasaman, Agam dan Pariaman. Namun terkendala alat prakteknya belum tersedia.
“Kita harapkan dapat anggaran alat praktek baik dari APBD Kabupaten Pasbar, APBD Provinsi Sumbar maupun APBN atau kementrian,” harapnya.
Kepala BLK Erwanzi juga mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Pasbar yang sudah menghibahkan dua unit sepeda motor untuk praktek otomotif dan atas dukungan Bupati dan Wabup, DPRD Pasbar serta OPD terkait yang ikut andil pelaksanaan latihan kerja di BLK Pasbar.
“Semoga angkatan kerja Pasbar semakin berkompeten. Sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan membuka lapangan kerja,”katanya.(*)





