LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID – Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota melangsungan alek batagak pangulu untuk 29 ninik mamak. Salah satunya dinobatkan kepada Irwanul Datuak Bosa selaku Wali Nagari Suayan yang bersuku Koto.
Prosesi batagak pangulu tersebut dihadiri oleh Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Fauzi Bahar. Ia berharap alek Batagak Penghulu menjadi momentum untuk regenerasi datuk bagi masing-masing kaum dalam ‘mengembangkan nan talipek’ untuk mengurusi anak kemenakan.
Selain itu dia mengatakan tak hanya pelestarian adat Ninik Mamak juga berperan mengurusi Payakumbuh dalam banyak hal meskipun secara informal.
Dalam kesempatan yang sama, Yoga Nirwazi politisi muda Kabupaten Lima Puluh Kota dari Nagari Suayan yang hadir pada puncak acara malewakan gala menyampaikan selamat atas dikukuhkannya Wali Nagari Suayan menjadi panggulu pucuk pimpinan suatu kaum.
“Semoga amanah yang diemban bisa dijalankan dengan baik untuk menjawab persoalan-persoalan sosial yang ada di salingka nagari hingga Minangkabau secara keseluruhan,” ujarnya Sabtu (22/7).
Menurut Yoga, peranan ninik mamak dalam adat Minangkabau sangatlah penting, terutama dalam membimbing kemenakan dan generasi muda.
“Sebab diketahui bahwa banyak saat ini pergaulan yang memberikan dampak buruk terhadap anak kemenakan. Diantaranya antaranya narkoba, miras dan lainnya,” katanya.
Yoga menambahkan, membimbing anak kemanakan tidak hanya tugas ninik mamak saja, namun juga harus ditopang semua unsur lainya. Mulai dari Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan pemuda-pemudi.
“Mari bergandengan tangan menciptakan anak kemenakan nagari Suayan yang berbudi luhur,” ajaknya.
Dia menyatakan upaya memajukan anak kemenakan dapat terwujud jika setiap Pangulu memiliki kesadaran untuk peningkatan kemampuan kepemimpinan dan pengetahuan. Selain itu, Para Datuak hendaknya mampu mempertahankan adat istiadat yang ada di Suayan sehingga dengan invasi budaya luar yang menggerogoti adat budaya Minangkabau dapat diatasi
“Kegiatan ini terlaksana juga atas dukungan masyarakat dan perantau Nagari Suayan dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya. (*)





