UTAMA

Tahun 2035, BPS Proyeksikan Jumlah Warga Sumbar 6,64 Juta

1
×

Tahun 2035, BPS Proyeksikan Jumlah Warga Sumbar 6,64 Juta

Sebarkan artikel ini

BPS Sumbar melakukan sosialisasi Proyeksi Penduduk 2020 -2035, Rabu (2/8). YESI

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menyampaikan proyeksi penduduk Kabupaten/Kota di Sumatra Barat pada 2020 – 2035.

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto mengatakan proyeksi rata-rata laju pertumbuhan penduduk tiap tahunnya sebesar 0,91 persen.

“Jumlah penduduk Sumbar pada 2020 sebanyak 5,52 juta orang. Dengan laju tiap tahunnya 0,91 persen, maka jumlah penduduk pada tahun 2035 diproyeksikan bertambah 1,12 juta orang menjadi 6,64 juta orang,” ujarnya, Rabu (2/8).

Kemudian proporsi penduduk usia 0-14 tahun diproyeksikan turun dari 25,42 persen pada 2020 menjadi 23,88 persen apda 2035.

Sedangkan usia 15-64 yang merupakan usia produktif juga turun dari 67,98 persen pada 2020 menjadi 65,75 persen pada 2035.

Namun usia 65 tahun keatas (aging population) diproyeksikan terjadi peningkatan dari tahun 2020 hanya 6,59 persen menjadi 10,37 persen pada 2035.

Baca Juga  Erick Tohir Minta PLN Kembangkan Bisnis agar Tercipta Lapangan Kerja Baru

“Tahun 2035 rasio ketergantungan penduduk sebesar 52,08. Itu artinya setiap 100 penduduk usia produktif, akan menanggung sebesar 52 orang penduduk usia non produktif,” ujarnya.

Disisi lain, pada 2020 Sumbar sudah memasuki masa penuaan penduduk (aging population) dimana populasi penduduk lanjut usia (diatas 60 tahun) sudah diatas 10 persen.

Proporsi penduduk lanjut usia terus meningkat hingga diproyeksikan mencapai 15,01 persen pada 2035.

Kemudian untuk rasio jenis kelamin diproyeksikan sebesar 101,20 pada 2035.

“Artinya pada 2035 terdapat 101 laki-laki untuk setiap 100 perempuan,” tuturnya.

Untuk Total Fertility Rate (TFR) diproyeksikan 2,21 pada 2035. Artinya setiap satu wanita usia produktif akan melahirkan 2 orang anak selama hidupnya.

Jumlah penduduk terbanyak nantinya diproyeksikan masih di Kota Padang. Dengan jumlah penduduk 1.051,85 ribu pada 2035.

Jumlah penduduk paling sedikit ada di Kota Padang Panjang yakni hanya 67,51 ribu pada tahun 2035.

Baca Juga  Gencarkan Program Makan Ikan, Pemkab Solsel Gelar Lomba Masak

Proyeksi penduduk ini, sambung Sugeng diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah untuk menyusun program-program yang dapat mengoptimalkan potensi bonus demografi.

“Pertumbuhan penduduk ini merupakan modal yang harus dikelola. Karena memiliki dua sisi. Satu sisi menjadi potensi, tapi satu lagi bisa menjadi sumber masalah jika tidak tertangani dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap kepala daerah hingga Kabupaten dan Kota dapat memetakan proyeksi ini supaya bisa memprediksi dan melakukan mitigasi kondisi kedepan.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Sumbar, Besri Rahmat mengapresiasi semua pihak atas dukungan dan komitmen dalam rangkain sensus penduduk dan sensus penduduk lanjutan long form SP 2020 yang dilakukan BPS.

“Semoga proyeksi penduduk ini membantu membuat kebijakan, mengimplementasi kesenjangan di Sumatra Barat. Data yang baik akan membuahkan strategi dan kebijakan yang baik pula, ” ucapnya menutup. (*)