DHARMASRAYA

Dharmasraya Gelar Peringatan Hari Anak Nasional Ke-39

0
×

Dharmasraya Gelar Peringatan Hari Anak Nasional Ke-39

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Dharmasraya, Dewi Sutan Riska saat mengikuti kegiatan HAN Ke-39, di halaman kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (2/8). BADRI

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Lebih kurang 1.500 anak usia dini mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional  (HAN) Ke-39 di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (2/8). Sejumlah kegiatan, mulai dari senam massal hingga lomba mewarnai ikut memeriahkan acara tersebut.

Bunda PAUD Dharmasraya, Dewi Sutan Riska memberikan apresiasi yang besar kepada Dinas Pendidikan Dharmasraya selaku leading sector bekerja sama dengan PD Himpaudi Kabupaten Dharmasraya yang telah menggagas acara ini.

“Tujuan dari peringatan HAN ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak generasi penerus bangsa. Peringatan HAN kali ini diisi dengan kegiatan senam massal dan parenting serta lomba mewarnai tingkat PAUD se-Kabupaten Dharmasraya. Luar biasa antusias pendidik PAUD, orang tua, dan anak-anak tercinta,” ucapnya.

Baca Juga  Salurkan CSR, PT Transco Pratama Bantu Peralatan Olahraga Pemuda Ampang Kuranji Dharmasraya

Sementera itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska mengucapkan terima kasih kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Dharmasraya yang telah menyelenggarakan peringatan HAN Ke-39 dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

HAN yang diperingati setiap tanggal 23 Juli ini dimaknai sebagai kepedulian bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak bangsa, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal ini dilakukan dengan mendorong keluarga Indonesia untuk menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan cinta Tanah Air.

Baca Juga  Dukungan dari Masyarakat untuk Haji Meris Terus Mengalir di Dharmasraya

“Peringatan ini adalah momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa untuk menjamin pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar. Sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi untuk mewujudkan kesejahteraan anak,” tuturnya.