SUMBAR

Didukung Semen Padang, BKSDA Sumbar Reaktivasi TWA Gunung Marapi

0
×

Didukung Semen Padang, BKSDA Sumbar Reaktivasi TWA Gunung Marapi

Sebarkan artikel ini
BKSDA Sumbar menyerahkan foto seekor induk harimau bersama anaknya yang sedang melintas di kawasan Sitinjau Lauik kepada Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, dan kepada Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra. IST

Kepala Balai KSDA Sumbar Ardi Andono menyampaikan bahwa sistem booking online ini berbasis aplikasi yang dibangun BKSDA Sumbar berkat dukungan dari PT Semen Padang. “Selain mempermudah pendataan pengujung atau para pendaki, sitem booking online ini sengaja diluncurkan juga bertujuan untuk akuntabilitas pengelolaan pendakian dan mempermudah pengunjung melakukan pendaftaran,” katanya.

Ardi pun juga membeberkan bagaimana cara mengakses sistem pendakian booking online TWA Gunung Marapi ini. Pertama, kunjungi halaman utama website bksdasumbar.org dan selanjutnya calon pendaki mengklik menu E-Layanan dan pilih Booking Gunung Marapi. Setelah itu, muncul beberapa menu seperti Home, Booking, Login dan Register Now.

Baca Juga  Persaingan Semen Nasional Makin Ketat, PT Semen Padang Tingkatkan Kinerja Ekspor

Apabila calon pendaki belum melakukan register, maka diharuskan untuk membuat akun terlebih dahulu dengan mengklik tombol Register Now yang ada di aplikasi. Setelah itu, isi data untuk pembuatan akun baru. Selesai diisi, lanjut dengan mengkilik register dan selanjutnya calon pendaki diminta untuk menyelesaikan pendaftaran online dengan mengklik register.

Setelah register, calon pendaki kemudian Login dan isi data diri, serta apa-apa saja perlengkapan yang akan dibawa mendaki. Kemudian, lakukan konfirmasi dan lanjut ke halaman pembayaran. Setelah dilakukan pembayaran, maka di aplikasi akan muncul tampilan E-Tiket yang nantinya dikirim melalui E-mail calon pendaki.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Pastikan Pemerataan Distribusi Kurban

“E-Tiket ini nantinya wajib dibawa oleh calon pendaki ke pos pendakian untuk diperlihatkan kepada petugas. Karena, E-Tiket ini nantinya akan di scan saat calon pendaki hendak naik ke gunung. Kemudian setelah turun dari gunung, para pendaki diminta untuk kembali memperlihatkan E-Tiket kepada petugas untuk di scan kembali,” ujarnya. (h/dan)