NASIONAL

Vila di Bukit Mande dan Secercah Harapan Baru Warga Terdampak Gempabumi Cianjur

2
×

Vila di Bukit Mande dan Secercah Harapan Baru Warga Terdampak Gempabumi Cianjur

Sebarkan artikel ini
Penyerahan kunci hunian tetap (huntap) Rumah Risha Instan Sederhana Sehat (Risha) oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah kepada warga terdampak gempabumi M 5.6 Cianjur di Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. IST

“Tanah yang di sana tetap menjadi milik mereka namun tidak oleh ditinggali karena berada di zona rawan bencana,”

Secercah Harapan Baru

Sementara itu, Rusniar, warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, yang terdampak gempabumi dan sebelumnya tinggal di zona merah merasa senang setelah mendapatkan bantuan rumah relokasi dari pemerintah. Bagi Rusniar, rumah relokasi itu menjadi harapan baru bagi dia dan warga terdampak gempabumi di Cijedil. Wanita paruh baya itu juga mengaku bahwa rumah Risha sudah sangat layak huni dengan segala fasilitas yang ada.

Baca Juga  Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 12 Maret 2025

“Saya senang. Akhirnya saya mendapat rumah dari Pemerintah. Kondisinya sangat layak. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah,” tutur Rusniar.

Seperti yang sebelumnya disampaikan Deputi RR BNPB, Jarwansyah, secara bertahap Pemerintah akan memindahkan ‘Rusniar-Rusniar’ lainnya dengan harapan agar mereka segera mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Lebih lanjut, Kedeputian RR BNPB juga akan tetap mendampingi warga dalam pemulihan sosial dan ekonomi dengan program-program yang paling sesuai dengan kapasitas mereka.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, seperti di lokasi lainnya seperti Sirnagalih bisa terisi penuh, sehingga masyarakat bisa merasa tenang dan beraktivitas seperti sedia kala sebelum terjadi gempabumi,” ujar Jarwansyah.

Baca Juga  Pengawasan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Sijunjung Gelar Rakor

“Setelah semuanya pindah ke sini nanti tentu kita akan tetap melakukan pendampingan dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial maupun ekonomi masyarakat,” pungkas Jarwansyah. (h/rel)