PARIWISATA

Geliat Sektor Wisata Sumbar, Harus Menyentuh Perekonomian Masyarakat

1
×

Geliat Sektor Wisata Sumbar, Harus Menyentuh Perekonomian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Atraksi budaya dalam iven Semarak Tanjung Barulak dalam rangkaian satu iven satu nagari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. IRHAM

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Potensi pariwisata Sumatera Barat yang cukup beragam dan menarik menjadi modal besar menjadi salah penopang pertumbuhan perekonomian daerah pascapandemi. Hal ini tentu perlu ditindaklanjuti dengan program yang lebih strategis dan pembenahan, agar geliat sektor pariwisata ini juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ekonom Unand Dr, Hefrizal Handra menilai, aktivitas  pariwisata Sumatra Barat, memiliki dampak multiplier effect yang luar biasa bagi banyak sektor perekonomian masyarakat di daerah.

Namun pada masa pemulihan pasca pandemi Covid-19 seperti saat ini, menurut Wakil Rektor Unand ini, sejumlah data dan indikator penting yang mengindikasikan bahwa sektor pariwisata Sumbar sudah mulai kembali menggeliat, perlu ditelisik lebih jauh lagi.

Baca Juga  Danrem 032 Wirabraja Ingatkan Anggota : Terlibat Judi Online Bisa Dipecat

“Kita perlu mempertanyakan lagi, apakah aktivitas pariwisata saat ini sudah normal seperti halnya masa sebelum pandemi? Apakah jumlah penerbangan dari luar daerah sudah kembali normal sebelum pandemi?” ujarnya kepada Haluan Jumat (18/8).

Hefrizal Handra menyebut, secara kasat mata, tingkat okupansi hotel di daerah tujuan wisata seperti di  Kota Padang dan Bukittinggi memang terlihat penuh. Meski begitu penuhnya hotel maupun penginapan tidak bisa dijadikan indikator dan acuan utama bahwa aktivitas pariwisata Sumbar sudah kembali normal.

Baca Juga  GALERI FOTO: Alek Nagari Pacu Jawi di Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar

“Saya kira, meski dampak pandemi sudah tidak terasa lagi, namun aktivitas pariwisata Sumbar saat ini  masih belum sepenuhnya normal, Apalagi pariwisata Sumbar baru bisa mengandalkan kedatangan wisatawan lokal. Kalaupun ada wisatawan mancanegara, paling hanya dari negara Malaysia,” jelasnya,