“Di dalam draft ranperda tanah ulayat ada frasa yang menyatakan hak pengelolaan akan dipulihkan dan dikembalikan lagi kepada ulayat. Jika sudah begitu, tinggal lagi kita menunggu mekanisme pengembalian hak pengelolaan tanah dari negara kepada masyarakat hukum adat,” pungkas Tomi. (*)
WhatsApp Harianhaluan.id
+ Gabung





