PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Kelompok mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang, di Nagari Pintu Padang, Kecamatan Mapat tunggul, Kabupaten Pasaman, mengadakan nobar sekaligus acara perpisahan, Selasa (22/8).
Acara nobar dan perpisahan ini di adakan di Los Pasar Baru Kejorongan Pintu Padang dan di hadiri oleh Wali Nagari Pintu Padang Edrianosmoy dan masyarakat Pintu Padang.
Selama satu bulan lebih mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang telah melakukan pengabdian , pembelajaran dan perjalan di Nagari Pintu Padang dan tiba saat nya mereka harus balik ke kampus untuk melanjutkan studi mereka.
Nobar semua kegiatan anak KKN selama di Nagari Pintu Padang yang membuat masyarakat bahagia dan bercampur dengan sedih mengingat acara ini adalah kegiatan terakhir anak KKN di Nagari Pintu Padang. dan sesudah nobar air mata tidak terbendung lagi setelah tokoh masyarakat Pintu Padang Ramlan memberikan kata kata terakhir sebelum penutupan.
“Waktu begitu cepat berlalu. Tidak terasa sudah satu bulan lebih kalian di nagari pintu padang,kami selaku tokoh masyarakat nagari pintu padang mengucapkan terima kasih kepada UIN IB baru pertama kali ini KKN di adakan di Nagari Pintu Padang. Mudah mudahan KKN ini bisa menjadi tali silaturahmi yang baik,” katanya
Ia juga mengucapkan permohonan maaf kepada pihak UIN IB , apabila selama KKN berlangsung ada kekhilafahan dalam penyambutan atau bahkan ada hal yang membuat ketidaknyaman peserta KKN dalam melaksanakan tugas- tugas di Nagari Pintu Padang.
Ia berpesan kepada mahasiswa, “Kalau ada hal- hal yang tidak baik selama Di Nagari Pintu Padang ini silahkan tinggal kan di sini jangan di bawa ke UIN IB dan jika itu hal yang baik silahkan di bawa kemana kalian pergi.”
Setelah kata itu diucapkan Ketua KKN langsung merangkul dan memeluk beliau dan semua anggotanya ikut memeluk dan menangis dan diiringi dengan pidato membuat suasana banjir air mata.
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan setiap perpisahan biasanya penuh dengan suka cita dan haru tapi terkadang perpisahan ada juga yang menggembirakan namun kebanyakan dari perpisahan di hiasi dengan kesedihan.
Acara perpisahan ini di meriahkan dengan pentas seni tarian daerah dan ditutup dengan doa. (*)





