UTAMA

Lebih Hemat dari Solar, Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Riau Beralih ke Listrik PLN

4
×

Lebih Hemat dari Solar, Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Riau Beralih ke Listrik PLN

Sebarkan artikel ini

Dengan kapasitas yang dimiliki, PLN siap memenuhi permintaan penyambungan baru dan tambah daya untuk semua golongan pelanggan.

HALUANNEWS, KUANTAN SINGINGI – PT PLN (Persero) memenuhi kebutuhan listrik PT Tri Bakti Sarimas (TBS) yang bergerak pada industri pengolahan kelapa sawit. Perusahaan tersebut menjadi pelanggan listrik Premium Bronze daya 1.100.000 Volt Ampere (VA).

Direktur Utama PT Tri Bakti Sarimas Gunawan mengungkapkan, setelah menggunakan listrik PLN, perusahaan kini bisa lebih berhemat. Sebab sebelumnya, untuk mendukung kegiatan operasional fasilitas pengolahan kelapa sawit PT TBS menggunakan pembangkit sendiri dengan biaya cukup besar.

Baca Juga  Dirut PLN: Dengan PMN Rp10 Triliun, Daerah 3T akan Lepas dari Kegelapan Mulai 2023 Nanti

Sebelum memakai listrik PLN, lanjut dia, dalam kondisi normal perusahaan menggunakan bahan bakar solar 150 liter per hari saat kondisi buah ada. Sementara saat tidak ada buah, dibutuhkan solar 400 liter per hari karena tidak ada cangkang sawit untuk dibakar.

“Hal ini membuat penghematan besar bagi perusahaan kami. Kondisi normal saja dengan harga solar per liter Rp 17.500, berarti dalam per hari kami menghemat sebesar Rp 2,6 juta. Sedangkan kondisi tidak ada buah sebesar Rp 7 juta,” papar Gunawan.

Baca Juga  PLTM Tongar Diresmikan di Pasbar, Sumber Daya Listrik Bersih dan Andal Bagi Masyarakat

Gunawan juga memberikan apresiasi atas percepatan pemasangan listrik sehingga produksi pengolahan kelapa sawit tetap berjalan normal.