PENDIDIKAN

Tanamkan Nilai Demokrasi, KPU Sosialisasi di SMPN 5 Bukittinggi

1
×

Tanamkan Nilai Demokrasi, KPU Sosialisasi di SMPN 5 Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
Siswa SMP Negeri 5 Bukittinggi mendengarkan paparan tentang demokrasi dari KPU setempat, Jumat (25/8). RIDWAN. 

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi  menggelar sosialisasi dengan tema “Suara Demokrasi “ di SMP Negeri 5 Bukittinggi, Jumat (25/8).

“Ini merupakan kegiatan pertama kali di sekolah yang melibatkan KPU,” ujar Fauzan dari Divisi Sosialisasi KPU Bukittinggi usai memaparkan materi bertajuk  Suara Demokrasi .

Menurut Fauzan, kegiatan ini dilaksanakan merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah disepakati antara KPU dengan SMPN 5 Bukittinggi, untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa.

“Kita yakin adik adik- adik tentunya masih  banyak yang awan terhadap demokrasi ini,” katanya.

Untuk itu pihaknya perlu melakukan kegiatan ini dilaksanakan agar intens penguatan penguatan demokrasi yang kita tanamkan sejak dini kepada siswa agar nanti mereka bisa aplikasikan dilingkungan sekolah, rumah, dan masyakat.

Baca Juga  Puluhan Guru PPKn se-Kota Padang Studi Lapangan ke DPRD

Sehingga ketika mereka menemukan hal hal yang terjadi diluar yang tidak demokrasi  dengan sendirinya mereka  bisa  mengerti dengan apa yang dimaksud demokrasi.

Kepala SMP Negeri 5 Bukittinggi Syamsimar  mengucapkan terima kasih kepada KPU atas undangannya untuk menyampaikan materi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi di sekolah yang dipimpinnya.

Dengan hadirnya KPU, ia berharap agar dapat mengenalkan kepada anak didik apa sebenarnya demokorasi dari kita untuk kita apa maksudnya agar anak didik dapat memahaminya setelah mendapat penjelasan dari KPU.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Sumbar : Madrasah Harus Segera Terapkan Transformasi Digital dan Merdeka Belajar

Demokrasi itu apa, bagaimana proses pelaksanaan pemilihan umum, bagaimana pelaksanaannya, yang  ujung-ujungnya pemilihan ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). 

Seperti pelaksanaan pemilu, terlebih dulu ada calonnya, bagaimana penyampaian visi misinya, ada panitia, ada waktu tenggangnya, adanya masa kampanyenya, ada tim suksesnya, seperti dilihat pada  pemilu yang sesungguhnyanya.

“Dan Insya Allah pelaksanan pemilu seperti sesunggnya  akan kami terapkan di sekolah,” ujar Syamsinar. (h/rdw)