EkBis

BPJS Kesehatan Luncurkan Pesiar untuk Tingkatkan Kepesertaan JKN

2
×

BPJS Kesehatan Luncurkan Pesiar untuk Tingkatkan Kepesertaan JKN

Sebarkan artikel ini
BPJS Kesehatan meluncurkan Program Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (Pesiar), Rabu (30/8). IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID – BPJS Kesehatan resmi meluncurkan Program Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (Pesiar), Rabu (30/8).

Langkah strategis dari BPJS Kesehatan untuk mengakselerasi proses rekrutmen peserta dan meningkatkan keterlibatan aktif dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menjelaskan, Program ini guna mencapai target minimal 98 persen penduduk sebagai peserta JKN sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024.

Ghufron menyebut, capaian Universal Health Coverage (UHC) melalui Program JKN selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

SDGs Desa yaitu Desa Peduli Kesehatan yang memiliki 15 program prioritas, salah satunya yaitu BPJS Kesehatan mencapai 100 persen cakupan penduduk desa sebagai peserta JKN.

Baca Juga  Program Semata Walikota Hendri Septa Membawa Berkah, Kini Keluarga Maini Tinggal di Rumah Layak Huni

Program Pesiar tersebut juga dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN.

Yakni menginstruksikan kepada 30 kementerian/lembaga termasuk bupati/walikota untuk mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.

Selaras dengan hal tersebut, BPJS Kesehatan telah bersinergi dengan Kemenko PMK, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dan Kementerian Dalam Negeri untuk memperluas dan meningkatkan partisipasi peserta JKN hingga di tingkat desa dan kelurahan melalui kegiatan Pesiar.

Selain itu, Kementerian Desa dan PDTT juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2022 yang menginstruksikan penggunaan Dana Desa untuk kegiatan advokasi, sosialisasi, dan edukasi terkait Program JKN di masyarakat desa.

Baca Juga  Perkuat Vokasi Madrasah, Santri Pontren Kauman Padang Panjang Rutin Kunjungan ke Industri

Nantinya, proses pemetaan ini akan dibantu oleh Agen Pesiar yang ditunjuk oleh Pemerintah Desa untuk melakukan pemetaan data penduduk di desa tertentu, penyisiran wilayah berdasarkan hasil pemetaan, serta kegiatan advokasi dan sosialisasi yang melibatkan aparat desa.

“Setelah itu, hasil dari advokasi akan dijadikan dasar untuk pendaftaran peserta JKN,” ucap Ghufron.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan juga telah menjalankan pilot project di 126 desa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Meski terdapat tantangan, namun Ghufron optimis dengan adanya dukungan dari seluruh pihak, Program Pesiar mampu mendorong percepatan capaian UHC demi memberikan perlindungan kesehatan seluruh penduduk di tingkat desa. (h/yes)