POLITIK

Menakar Dampak Perubahan Dukungan Politik di Sumbar, Usai Deklarasi Anies -Muhaimin

1
×

Menakar Dampak Perubahan Dukungan Politik di Sumbar, Usai Deklarasi Anies -Muhaimin

Sebarkan artikel ini
Anies - Muhaimin

“Sementara Cak Imin sudah teruji secara elektoral, dia pernah bertarung jadi anggota DPR, pernah jadi menteri dan menempati jabatan publik lainnya. Sementara AHY belum penrah sekalipun. Pertimbangan ini cukup logis bagi Nasdem,” pungkasnya.

Tak Pengaruhi Massa Anies

Sementara itu, Direktur Data dan Riset Lembaga Survei Spektrum Politika Institute, Andi Rusta, menilai, deklarasi pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, tidak akan berpengaruh banyak terhadap basis massa dan peluang keterpilihan Anies Baswedan di Sumbar. Andi Rusta menyebut, berdasarkan beberapa Pilpres yang telah usai, masyarakat Sumbar tidak menjadikan figur calon presiden sebagai pertimbangan utama dalam menentukan pilihan politik.

Baca Juga  19 Pejabat Fungsional Pemko Pariaman Dilantik

“Misalnya saat pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, meski JK adalah orang Minang, sumando Tanah Datar, namun itu tidak berpengaruh karena masyarakat Sumbar cenderung hanya melihat figur calon Presiden,” ujarnya kepada Haluan Minggu (3/9).

Meski begitu, lanjut Andi Rusta, pemilihan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sedikit banyaknya pasti akan berpengaruh terhadap masyarakat pemilih Sumbar yang berlatar belakang Nadhlatul Ulama atau Nadhliyin yang selama ini dikenal cenderung patuh kepada Kyai-Kyai besar.

Apabila, jaringan Nadhlatul Ulama (NU) di Sumbar maupun secara nasional merekomendasikan Cak Imin, kata dia, kans peluang keterpilihan Anies Baswedan di Sumbar atau bahkan indonesia dapat dipastikan akan semakin membesar. “Secara umum masyarakat tidak akan memilih berdasarkan Wapres. Mereka hanya cenderung memilih berdasarkan sosok figur calon Presiden saja,” tegasnya.

Baca Juga  Melalui Fordigi BUMN Goes To Campus, Jasa Raharja Dorong Mahasiswa Wujudkan Ekosistem Digital

Lanjut ia sampaikan, dari kacamata politik aliran, Anies memang akan diuntungkan jika memilih Cak Imin sebagai Cawapres ketimbang memilih Agus Harimurti Yudhoyono yang disodorkan oleh Partai Demokrat.